Dua Tahun Dikelola, Dana BUMDes Talang Kemang Seluma ‘Tidak Jelas’

218

SELUMA, jurnalisbengkulu.com – Dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang di alokasikan Pemerintah Desa Talang Kemang Kecamatan Semidang Alas Maras Kabupaten Seluma ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) “Harapan Berkembang” diduga bermasalah. Pasalnya, menurut keterangan sumber dari masyarakat setempat, dana sebesar Rp. 107.500.000 yang dialokasikan tahun 2017 lalu ke pengelola BUMDes tidak jelas realisasinya, terlebih, sampai saat ini laporan pengelola BUMDes ke Pemerintah Desa tidak ada.

“Dana itu kan tahun 2017 lalu direalisasikan pada tahun 2018, tetapi saya lihat itu janggal pak, karena, masa, dengan dana segitu cuman bisa sewa ruko dan membeli racun rumput,” keluhnya kepada jurnalisbengkulu.com, Selasa (01/10/2019).

Diterangkannya, Sewa ruko usaha BUMDes tersebut hanya berkisar Rp. 7.000.000, sedangkan, pembelian racun rumput itu hanya sekitar Rp. 10.000.000, artinya masih ada Rp. 90.000.000 yang tidak jelas realisasinya. Sementara saat ini usaha BUMDes tersebut kadang dibuka kadang tidak.

Selain itu menurutnya, laporan untung rugi usaha BUMDes tersebut juga tidak jelas, berapa pamasukkan dan berapa pengeluaran.

“Semuanya serba tidak jelas, sisa uang BUMDes itu juga tidak jelas dikemanakan,” ujar masyarakat setempat yang sengaja jurnalisbengkulu.com rahasiakan identitasnya.

Kepala Desa Talang Kemang Kecamatan Semidang Alas Maras Kabupaten Seluma, Buharlan.

Lebih lanjut, ia mengatakan, seharusnya laporan untung rugi usaha BUMDes tersebut harus ada, agar bisa di umumkan kepada masyarakat tiap tiap akhir tahun atau tiga bulan sekali.

“Ya karena ini kan usaha Desa, ya wajib transparansi, kemana uang tersebut dan berapa untungnya, seharusnya juga Pemerintah Desa mempertanyakan laporan keuangan BUMDes tersebut, tetapi selama dua tahun ini, Pemerintah Desa tetap Diam,” cetusnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Talang Kemang, Buharlan, mengaku sampai saat ini belum menerima laporan keuangan dari pengelola BUMDes “Harapan Berkembang” tentang usaha yang dikelola BUMDes tersebut.

“Kalau soal pengurus bumdes harapan berkembang ampai saat ini belum ada yg memundurkan diri,atau membuat surat pernyataan. Tapi kalau soal manajemen atau laporan tutup buku pada akhir tahun atau mengadakan rapat pada ahkir tahun memang belum, walaupun saya sudah berulangkali memintah laporan keuangan sampai saat ini pengurus bumdes belum menyampaikan nya,” tulis Kades Via WhatsApp.

Anehnya, saat diwawancara Via WhatsApp, Kepala Desa, Buharlan, mengetahui kalau anggaran Dana BUMDes sebesar Rp. 107.500.000, tersebut semuanya direalisasikan ke penyewaan ruko dan pembelian racun rumput. Padahal, sejak dikeluarkannya Dana BUMDes oleh Pemerintah Desa sampai saat ini pihak pengelola belum memberikan laporan secara tertulis terkait belanja BUMDes.

“Belanja racun rumput dan racun hama bersta tabung tbung gas, sewa gudang, Kalau saya enggk leliru rp.107.500.000,” tulis Kades lagi.

Sementara itu, Ketua BUMDes “Harapan Berkembang” Desa Talang Kemang Kecamatan Semidang Alas Maras Kabupaten Seluma saat dikonfirmasi Via WhatsApp tidak merespon permasalahan tersebut.(M4)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here