Mobil Dinas Puskesling Dibawa Pulang, Kapus Minta Maaf Kepada Keluarga Pasien

173

Kaur, jurnalisbengkulu.com – Terkait kejadian yang dialami keluarga pasien bersalin atas nama Susi Nurjanah Desa Ganda Suli, Kecamatan Luas, Kabupaten Kaur beberapa hari yang lalu, saat pasien tersebut sempat dirawat di Puskesmas Luas karena mau melahirkan atau mau melakukan persalinan.

Pada saat keadaan tidak memungkinkan pihak pelayan Puskesmas berkoordinasi dengan keluarga pasien dan pada akhirnya  pasien di rujuk ke RSUD Kaur Cahaya Batin.

Dikala mau melakukan rujukan ternyata mobil Dinas Puskesling Luas yang biasa dipakai buat pasien untuk dirujuk,  tidak ada di lingkungan Puskesmas,
pihak keluarga langsung melakukan pencarian mobil untuk membawa pasien tersebut dengan meminjam salah satu mobil berjenis Pic-up punya saudara pasien.

Keluarga pasien meminjam mobil saudaranya dikarenakan mobil Pusling yang diperuntukan buat operasional Puskesmas dibawa pulang oleh Kepala Puskemas Luas, Hj Eza Risanti Skm, untuk mengangkut sejumlah peralatan anaknya pesta. Hal ini diungkapkan oleh salah satu pegawai Puskesmas yang melayani pada saat itu.

Acara klarifikasi sekaligus permintaan maaf ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur yang diwakili oleh kasi Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur, Kepala Puskesmas Luas beserta pegawainya yang menangani pasien saat itu, juga sopir Kepala Puskesmas dan keluarga pasien sekaligus wartawan media jurnalisbengkulu.com. di ruang kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur, Senin (14/10/2019).

Sebelumnya, Kepala Puskesmas, Hj Eza Risanti Skm, memberikan klarifikasi keberatan dengan adanya pernyataan salah satu pegawainya tersebut. Eza mengatakan mobil benar saya bawa pulang, namun bukan untuk seperti yang dikatakan pagawai saya.

Baca Juga : UPT PKM Luas, Mobil Dinas Di Bawa Pulang, Pasien Bersalin Di rujuk Gunakan Mobil Pic-up Saudara

“Ya betul  mobil  Dinas Puskesling Luas saat itu saya bawa pulang tapi tidak di peruntukkan buat mengangkut sejumlah keperluan anak saya pesta. Melainkan mobil tersebut saya bawa pulang  untuk di Service ke bengkel, karena, menurut sopir saya ada sejumlah alat yang rusak di tubuh mobil tersebut. Ya kita mau perkirakan dulu dana servicenya. maka saya bawa pulang. Perlu diketahui bahwa pernyataan yang dikeluarkan oleh pegawai saya itu tidaklah benar,” ungkapnya saat memberikan pernyataan klarifikasi di kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur.

Pengkuan tersebut dibenarkan oleh sopir Kepala Puskesmas Erwin Aidi di tempat yang sama.

“Ya memang waktu itu saya suruh bawa dulu pulang mobilnya, karena remnya mengkhawatirkan. Kita takut jika terjadi hal yang tidak kita inginkan,” ucapnya.

Salah satu pegawai Puskesmas yang melayani  pasien pada saat itu, mengaku dan  memohon maaf kepada keluarga pasien, dirinya mengaku tidak akan mengulanginya lagi tentang belum maksimalnya dalam memberikan pelayanan.

“Saya juga minta maaf kepada keluarga pasien yang mungkin kecewa terhadap pelayanan kami Puskesmas, khususnya saya yang pada waktu itu melayani pasien tersebut. Dan hal tersebut tidak akan saya ulangi lagi. Atas informasi yang saya berikan terkait mobil dinas Luskesling dibawa pulang yang di peruntukan mengangkut sejumlah peralatan pesta. saya juga mengaku bahwa penyampaian saya saat itu benar adanya. Namun dengan penyampaian saya yang belum tahu kebenaran itu, maka saya mohon maaf karena saya saat itu sedikit emosi dan panik dengan keadaan pasien yang saya tangani,” terangnya di tempat yang sama.

Kepala Puskesmas luas juga mengucapakan permintaan maaf kepada keluarga pasien, terkait mobil yang dibawanya pulang sekaligus mewakili pegawai  Puskesmas Luas yang saat itu mungkin tidak memberikan pelayanan secara maksimal. Dan alhamdulillah keluarga pasien sudah memaafkan.

“Saya selaku pimpinan Puskesmas luas minta maaf kepada keluarga pasien karena mobil Dinas Puskesling Luas saya bawa pulang, sekaligus mewakili pegawai saya, mungkin saat itu belum bisa memberikan pelayanan kepada pasien. Sehingga keluarga pasien tersinggung juga terhadap ucapan yang disampaikan salah satu pegawai saya saat itu, mungkin lagi keseleo ngomongnya. Oleh karnanya saya minta maaf, semoga kejadian ini adalah pembelajaran buat kami,” tambahnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur Azwar melalui Kasi Sumber Daya Kesehatan, Hargian Suhadi S.IP, menyampaikan sejumlah harapan kepada pihak Puskesmas.

“Dengan kejadian ini tentunya kita berharap agar tidak di ulangi lagi. Mulai hari ini dan selanjutnya mobil Dinas Puskesling tidak dibenarkan dibawa pulang dan harus terparkir di lingkungan Puskesmas. Ini bukan untuk Puskesmas Luas saja tetapi untuk seluruh mobil dinas Pusling yang ada di Kabupaten Kaur,” tuturnya saat memberikan arahan di tempat yang sama.[Sumantri]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here