Bengkulu Selatan, jurnalisbengkulu.com – Rabu, 26 Februari 2020 Komisi III DPRD Bengkulu Selatan memanggil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) untuk rapat bersama membahas kondisi SDN 92 Bengkulu Selatan yang memprihatinkan karena sarana dan prasarana (sarpras) sudah banyak rusak.

Hearing yang dilaksanakan di ruang rapat kerja Komisi III dihadiri Kepala Dinas Dikbud, Kabid Dikdas, Kasubag Perencanaan. Dan juga hadir Kepala SDN 92 Bengkulu Selatan bersama operator sekolah dan ketua komite.

Hearing tersebut menghasilkan beberapa poin untuk mengatasi kondisi sekolah yang memprihatinkan.

Diantaranya tahun ini Dinas Dikbud telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 120 juta yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) APBD Kabupaten untuk merehab salah satu gedung sekolah yang lantainya telah berlubang dan nyaris ambruk akibat pergerakan tanah.

Dinas Dikbud juga akan memprioritaskan sekolah yang berada di Desa Telaga Dalam Kecamatan Pino Raya itu mendapat bantuan alat mebeler pada tahun ini.

Komisi III berharap agar realisasi pekerjaan perehaban gedung sekolah tersebut secepatnya dikerjakan. Sebab hal itu sudah sangat dibutuhkan, karena sekolah kekurangan ruang belajar. Dan kalau dibiarkan terlalu lama, kondisi gedung sekolah itu dapat membahayakan keselamatan murid.

Dalam hearing itu, Komisi III juga meminta kedepannya supaya fasilitas pendidikan di Bengkulu Selatan menjadi prioritas perhatian pemerintah, tujuannya supaya sarpras yang ada dapat mendukung kegiatan belajar yang layak, aman dan nyaman bagi siswa saat berada di lingkungan sekolah.

(Sugianto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here