Lubuklinggau, jurnalisbengkulu.com – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Riezky Aprilia menggelar kunjungan ke Kansilog Perum Bulog Kota Lubuklinggau, guna memastikan ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat di Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas dan Kabupaten Musi Rawas Utara, Sabtu (7/3/2020) pagi.

Dalam kunjungan tersebut, didapati masih adanya stok beras tahun 2018 yang belum disalurkan ke masyarakat, karena kendala penyaluran yang tidak maksimal.

Kepala Kansilog Perum Bulog Kota Lubuklinggau, Vinaldo Fernandes mengungkapkan, pihaknya berharap adanya sinergitas Pemerintah Daerah dalam penyaluran beras, agar maksimal sampai ke masyarakat.

Menurut Aldo, sapaan akrabnya bahwa Pemkot Lubuklinggau awalnya berencana akan memberikan subsidi beras sebanyak 60 ribu paket di tahun 2020. Namun, wacana tersebut urung terlaksana karena Dinas terkait mengaku kalau anggarannya kurang dapat mendukung program tersebut.

“Wacananya seperti itu, cuma baru terkonfirmasi bahwa kendalanya keterbatasan dana. Nama programnya subsidi sembako via Disperindag. Sebenarnya, kalau program ini terlaksana pasti akan membantu kita dalam penyaluran beras di gudang. Ditambah lagi, di Musi Rawas yang tahun lalu berjalan hingga 30 ribu paket, malah tahun ini tidak ada anggaran lagi. Ini yang menjadi kendala kita,” kata Aldo.

Menurut Aldo, sejumlah program yang membantu penyaluran beras pun, kini belum jelas realisasinya, seperti pengadaan beras ASN di Musi Rawas yang masih menghitung ketersediaan dana.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Riezky Aprilia meminta agar kepala daerah mendorong dan merealisasikan program seperti ini.

“Ini loh program yang dibutuhkan masyarakat. Saya minta Pemda harus mendorong dan mendukung program bulog. Jangan buat program-program yang tidak penting, sedangkan program seperti ini malah ditinggalkan,” tegasnya.

Dirinya pun berharap, para legislator di 3 wilayah yakni Kabupaten Musi Rawas, Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas Utara juga, supaya dapat membantu mengenalkan produk-produk bulog.

“Kemasannya kan sudah bagus. Ada beras, ada gula, minyak, daging dan lainnya. Kan bisa membantu bulog dengan menjadikan produknya untuk dibagikan saat reses atau kunjungan. Jadi, semua pihak harus mendukung. Saya bangga malah disini, sebab asal beras saja bahkan berasal dari daerah kita sendiri,” pungkasnya.(Herdianto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here