Kaur, jurnalisbengkulu.com – Tumpukan ratusan gelondongan kayu bermacam jenis kayu di persawahan Pulau Kabu Desa Guru Agung Kecamatan Kaur Utara Kabupaten Kaur milik CV Marantika di pertanyakan izin pengambilan wilayah penebangan dan perizinan CV Marantika.

Dengan investigasi awak media Junarlisbengkulu.Com, langsung Ke tempat tumpukan gelondongan kayu tersebut dan salah satu karyawan CV Marantika (LN) warga Padang Guci yang Sedang melakukan aktivitas Pengakutan gelondong kayu ketika di minta keterangan (19/3/2020).

“kami di sini hanya berkerja mengakut gelondong kayu (menggunakan alat Berat) milik CV Marantika, milik Samsurizal”. ungkap nya

Hal juga dari penebangan/Pengambilan kayu oleh CV Marantika di Wilayah Desa Manau Sembilan Dua Kecamatan Padang Guci Hulu di Pertanyakan pemerintah setempat.

Pjs Kepala Desa Manau Sembilan Dua, Rahmad mengukapKan, Pengambilan kayu oleh CV Marantika belum pernah datang dan memberikan surat keterangan Izin Usaha Mengelola/pengambilan Kayu di Wilayah Desa Manau Sembilan Dua.

“Kami sangat Penting mengetahui Izin Pengambilan kayu tersebut karena wilayah izin CV Marantika dan titik koordinatnya harus jelas dan jangan sampai nanti terjadi Bencana/Erosi karena di Wilayah pengambilan kayu tersebut banyak perkebunan masyarakat,” tegas Rahmad.

Dalam izin CV Marantika pengelolahan/pengambilan kayu di X Kecamatan Kaur Utara tidak ada berbentuk surat izin atau tembusan Dari Dinas Penanaman Modal dan Satu Pintu dari Provinsi Bengkulu.

“Karena Pengeluar izin dari Provinsi,” jelas Kepala Dinas Satu Pintu Kabupaten Kaur Alpian.(ADL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here