Bappeda Gelar Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting 2023

Bengkulu, jurnalisbengkulu.com – Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin, saat berkunjung ke Provinsi Bengkulu (4/5) mengatakan sangat mengapresiasi atas kinerja keras Wakil Kepala Daerah yang telah menurunkan angka stunting Provinsi Bengkulu sangat signifikan.

Hal tersebut disampaikannya Wakil Gubernur Bengkulu saat memberikan sambutan, pada Forum Kordinasi Penilaian Pemerintah Provinsi Bengkulu terhadap Kinerja Pemerintah Kabupaten/Kota dalam Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Bengkulu tahun 2023 di Hotel Grage Bengkulu, Rabu (24/5).

Kegiatan tersebut dibuka Wakil Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rosjonsyah, S.I.P., M.Si selaku Ketua Tim Percepatan penurunan Stunting Provinsi Bengkulu. Turut hadir kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Bengkulu, Hj. Yuliswani, SE., M.M, Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Ir Bodeiono Subambang bupati/walikota se-Provinsi Bengkulu, Ketua TPPS kabupaten/kota, Kepala OPD provinsi dan kepala instansi vertikal di Provinsi Bengkulu, Sekda dan perangkat daerah kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu serta Tim Penilai dan verifikasi Kinerja Pemerintah Kabupaten/Kota dalam Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting.

Wakil Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rosjonsyah, S.I.P., M.Si mengapresiasi atas terselenggaranya penilaian delapan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting di Provinsi Bengkulu.

“Terima kasih atas dukungan seluruh lintas sektor baik provinsi maupun kabupaten/kota atas penurunan stunting karena penurunan stunting ini tidak mudah, untuk itu saya mengharapkan terjadinya APBD kabupaten/kota tepat sasaran dan untuk diketahui sinergitas dan kolaborasi semua pihak berhasil menurunkan angka Prevalensi Stunting di Indonesia sebanyak 9,2% dalam kurun 4 tahun terakhir serta sejak 3 tahun terakhir Stunting Provinsi Bengkulu turun dari 30,8% ke 21,6% dan target kita 2024 menjadi 14%, diharapkan juga penilaian tahun ini sebagai ajang pembelajaran bagi kabupaten/kota yang dapat menjadi daya saing serta motivasi kabupaten/kota,” Kata Rosjonsyah.

Ia juga menambah tingkat Stunting kabupaten/kota se Provinsi Bengkulu yaitu tertinggi Kabupaten Kepahiang, 74,9%, Kabupaten Bengkulu Selatan, 23,2%, Kabupaten Bengkulu Utara 22,8%, Kabupaten Mukomuko, 22,3%, Kabupaten Lebong, 20,2%, Kota Bengkulu, 12,9%, dan terendah Kabupaten Kaur 12,4%.

Sementara, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Bengkulu, Hj. Yuliswani, SE., M.M, dalam kesempatan itu menjelaskan, dasar dilaksanakan Forum Kordinasi Penilaian Pemerintah Provinsi Bengkulu terhadap Kinerja Pemerintah Kabupaten/Kota dalam Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Bengkulu tahun 2023 adalah PP No. 72 tahun 2021 Percepatan Pedoman Penurunan Stunting, Instruksi Presiden No.1 tahun 2017 Tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Peraturan Mendagri No.53 tahun 2020 Tapak Kerja dan penyelarasan Kerja serta Pembinaan Kelembagaan dan SDM tim Kordinasi Penanggulangan Kemiskinan Provinsi dan Tim Penanggulangan kemiskinan Kabupaten/Kota.
“Adapun maksud dan tujuan diselenggarakan kegiatan ini Mengukur tingkat kinerja Kabupaten/Kota dalam Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting, Melakukan Akuntabilitas Kinerja Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting, mengevaluasi Kinerja Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting, Mengapresiasi Kinerja Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting, dan yang terpenting meningkat kualitas pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting hingga tercapai target 14% pada tahun 2024, untuk diketahui pada tahun 2022 Provinsi Bengkulu mencapai 19,8%, artinya lebih rendah dibandingkan nasional, ” tutup Yuliswani.

Sebagai tambahan pemenang dari Forum Kordinasi Penilaian Pemerintah Provinsi Bengkulu terhadap Kinerja Pemerintah Kabupaten/Kota dalam Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Bengkulu tahun 2023 sebagai berikut R/L: 147,6, B/U: 147,14, Kota: 146,11, B/T: 145,28, Seluma: 142,80, B/S: 142,49, KPH: 139,31, Kaur:139,8, MM:136,9, dan Lebong 120,11. Untuk penilaian sendiri dilakukan dengan Verifikasi dan penilaian Instansi Bappeda, Ka Diknas, BKKBN, Dinas PMD, PUPR, Poltekkes Kemenkes, WCC, TP. PKK Pemprov, dan Dinas Ketahanan Pangan.

Reporter : Saprian Utama SH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *