TMMD 110 Bojonegoro, Mampu Percepat Pembangunan Wilayah Terisolir

BOJONEGORO, –    Rangkaian pembukaaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 110 tahun 2021, pada Selasa (2/3/2021), di Pendopo Malowopati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro berlangsung sederhana dan penuh khidmad.

Kegiatan operasi bakti TNI melalui program TMMD ke- 110 yang dilaksanakan oleh Kodim 0813 bersinergi dengan Pemkab Bojonegoro tersebut, berlangsung diwilayah Kecamatan Tambakrejo, tepatnya di Desa Jatimulyo dan Ngrancang hingga 31 Maret 2021 mendatang.

Bupati Anna Mu’awannah, menyampaikan, Kabupaten Bojonegoro secara teritorial 40 persen berada diwilayah kehutanan dan secara turun-temurun masyarakat sudah menggunakannya sebagai pemukiman.

Secara geografis, Kabupaten Bojonegoro berbatasan dengan Kabupaten Tuban di sisi utara dan Kabupaten Blora, Jawa Tengah di sisi Barat. Sehingga, Kabupaten Bojonegoro akan terus berupaya mempercepat melalui pembangunan-pembangunan infrastruktur untuk membuka akses jalan masyarakat.

“Dengan adanya program TMMD ini, nantinya mampu mempercepat pembangunan diwilayah atau daerah terisolasi. Salah satunya, mampu mempermudah akses perekonomian sehingga mampu mengurangi cost produksi,” ujarnya.

Selain itu, dengan dilaksanakannya kegiatan program TMMD juga dapat mempermudah akses pelayanan kesehatan dan akses pendidikan sebagai tolak ukur peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Tak hanya melalui TMMD, program-program pembangunan infrastrukur wilayah yang bersinergi antara TNI dan Polri dengan Pemkab Bojonegoro akan dilanjutkan dengan program Karya Bakti Skala Besar (KBSB) khususnya untuk pembangunan akses jalan diwilayah Bojonegoro bagian selatan.

“Dengan adanya program TMMD, dan KBSB ini dapat memperlancar, membuka akses jalan untuk masyarakat di daerah-daerah terisolir. Hal ini sebagai wujud sinergitas dalam pembangunan negeri,” harap Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah. (Pendim 0813)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here