Warga Dusun Sarimulyo: Pasukan Loreng Itu Telah Jadi Saudara Kami

Kabupaten Semarang – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 Kodim 074/Salatiga tahun 2021, dilaksanakan di Dusun Sarimulyo Desa Ketapang Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang.

Namun, program TMMD ke-110 di Dusun Sarimulyo akan segera berakhir.
Penelusuran jurnalis di lokasi tersebut, warga Dusun Sarimulyo merasa sangat berat untuk melepas para serdadu, untuk kembali ke kesatuannya.

Kebersamaan mereka dengan para prajurit itu, yang setiap hari bergotong-royong membangun infrastruktur desa selama pelaksanaan TMMD, ternyata sangat dalam berkesan dalam sanubari mereka.

Samsudin (54 tahun), pria paruh baya ini terlihat kerap meluangkan waktu bercengkrama bersama tentara di sela istirahat bekerja, mereka saling bercanda sambil ditemani minuman dan jajanan ala pedesaan yang ala kadarnya.

Samsudin dan sebagian warga Desa Ketapang sudah menganggap pasukan loreng itu saudara mereka, warga terkesan atas dedikasi tentara ketika membangun akses infrastruktur, di desa tercinta mereka.

Seringnya berinteraksi antara warga dan TNI membuat ikatan batin di antara mereka kian menebal, kesan kekeluargaan pun semakin akrab.

Walau belum selesai sepenuhnya, hasil kerja keras TNI dan warga mulai kelihatan hasil menjelang akhir Program TMMD pada 23 Maret 2021, akses jalan di tengah Desa Ketapang kini sudah lebih lebar dan mulus dari sebelumnya. untuk menopang aktivitas warga. (*Pendim 0714/Salatiga).

The post Warga Dusun Sarimulyo: Pasukan Loreng Itu Telah Jadi Saudara Kami first appeared on Bengkulu News.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here