Beban Kerja Penyapu Jalan DLH Kota Bengkulu Bertambah Usai Pengangkatan PPPK Paruh Waktu
Kota Bengkulu, Jurnalisbengkulu.com — Sejumlah petugas kebersihan dan penyapu jalan yang bekerja di Dinas Lingkungan Hidup mengeluhkan meningkatnya beban kerja pasca pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu yang dilakukan pekan lalu.
Para pekerja menilai, beban kerja mereka semakin berat akibat berkurangnya jumlah petugas kebersihan yang sebelumnya bertugas di lapangan. Pengurangan tersebut terjadi karena sebagian tenaga kebersihan dinyatakan lolos seleksi dan ditempatkan di instansi pemerintah atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain.
Kondisi ini diperparah dengan sistem pengawasan di lapangan yang dinilai kurang ideal. Saat ini, pengawasan terhadap petugas kebersihan justru dilakukan oleh sesama penyapu jalan yang juga berstatus PPPK paruh waktu, sehingga dinilai menimbulkan ketimpangan tanggung jawab dan beban kerja.
“Jam kerja bertambah, wilayah yang ditangani semakin luas, sementara jumlah petugas berkurang. Kami berharap ada perhatian serius dari pemerintah,” ungkap salah satu petugas kebersihan yang enggan disebutkan namanya.
Para petugas penyapu jalan tersebut meminta keadilan kepada instansi terkait serta kepada Wali Kota Bengkulu agar dapat menata kembali sistem kerja dan pengawasan secara proporsional, khususnya bagi pegawai dengan status dan tanggung jawab yang sama.
Mereka berharap pemerintah daerah dapat melakukan evaluasi menyeluruh, baik terhadap distribusi tenaga kebersihan, pembagian wilayah kerja, maupun mekanisme pengawasan, agar tidak terjadi ketimpangan yang berpotensi menurunkan kinerja dan kesejahteraan para petugas lapangan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut.
Reporter: Yasrizal






