Validasi Data Jadi Fokus Pemprov Bengkulu dalam Pemulihan Rumah Warga Terdampak Gempa

Validasi Data Jadi Fokus Pemprov Bengkulu dalam Pemulihan Rumah Warga Terdampak Gempa

 

Bengkulu, Jurnalisbengkulu.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mematangkan langkah pemulihan pascagempa bumi 2025 dengan menitikberatkan pada validasi dan sinkronisasi data rumah warga yang mengalami kerusakan. Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, di ruang kerja Sekda, Selasa (3/2).

Rapat ini melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), unsur Pemerintah Kota, serta perangkat daerah yang menangani urusan kesejahteraan rakyat. Masing-masing instansi menyampaikan perkembangan hasil pendataan kondisi rumah masyarakat yang terdampak gempa dan masih membutuhkan penanganan.

Pembahasan difokuskan pada pencocokan data lapangan yang mencakup identitas pemilik rumah, alamat, jumlah penghuni, hingga klasifikasi tingkat kerusakan bangunan. Data tersebut dinilai krusial sebagai dasar penentuan kebijakan rehabilitasi dan rekonstruksi agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.

Herwan Antoni menekankan bahwa ketidaksinkronan data berpotensi menghambat proses pemulihan. Karena itu, ia meminta seluruh instansi terkait untuk memperkuat koordinasi dan memastikan pembaruan data dilakukan secara berkala sesuai kondisi riil di lapangan.

Menurutnya, penanganan pascabencana tidak hanya soal kecepatan, tetapi juga akurasi perencanaan dan akuntabilitas pelaksanaan. Dengan data yang valid dan terintegrasi, program pemulihan rumah warga terdampak gempa diharapkan dapat berjalan lebih terukur dan berkelanjutan.

Pemprov Bengkulu menargetkan hasil koordinasi ini dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk langkah teknis di lapangan, sehingga proses pemulihan kehidupan masyarakat pascagempa dapat berlangsung secara optimal. (M25)