Insiden Anggi Jadi Perhatian Serius, Kapolres Kepahiang Tawarkan Jalan Bangkit Melalui Usaha Peternakan

Insiden Anggi Jadi Perhatian Serius, Kapolres Kepahiang Tawarkan Jalan Bangkit Melalui Usaha Peternakan

 

Kepahiang, Jurnalisbengkulu.com – Kepedulian nyata ditunjukkan oleh Kapolres Kepahiang, AKBP Yuriko Fernanda, S.H., S.I.K., M.H. Tak hanya sekadar memantau dari jauh, ia menyambangi langsung kediaman Anggi (21), korban sengatan listrik akibat bencana alam yang terjadi tahun lalu, Rabu (22/04/2026).

Kunjungan tersebut bukanlah agenda rutin biasa, melainkan bentuk empati mendalam sekaligus upaya konkret mencari solusi atas nasib pilu yang dialami korban hingga saat ini.

Diketahui, peristiwa naas itu bermula saat hujan deras mengguyur wilayah Kepahiang yang memicu bencana tanah longsor. Akibat pergeseran tanah tersebut, sebuah tiang listrik menjadi miring dan menyebabkan kabel menjuntai rendah hingga melintang di badan jalan.

Saat itu, Anggi bersama rekannya tengah melintas menggunakan sepeda motor. Tanpa menyadari adanya bahaya yang mengintai, keduanya tak sengaja tersambar aliran listrik tegangan tinggi yang melintang di jalan tersebut.

Insiden maut itu mengakibatkan Anggi mengalami luka bakar serius di sekujur tubuh, sementara sepeda motor yang dikendarainya hangus terbakar di lokasi kejadian. Korban sempat dilarikan ke RSUD Kepahiang dalam kondisi kritis dan harus berjuang mempertahankan nyawanya.

Meski nyawa berhasil diselamatkan, dampak dari kejadian tersebut masih sangat terasa hingga kini. Dari pantauan di lokasi, luka bakar parah masih jelas terlihat di bagian dada dan kaki korban. Bahkan, salah satu kaki Anggi terpaksa diamputasi akibat cedera yang terlalu parah dan kerusakan jaringan yang tidak bisa diperbaiki lagi.

Kondisi ini membuat Anggi, yang sebelumnya merupakan tulang punggung keluarga, kini harus berjuang keras menata kembali hidupnya dengan keterbatasan fisik yang dimiliki.

Melihat kondisi yang sangat memprihatinkan tersebut, Kapolres Kepahiang tak tinggal diam. Ia bersama jajaran langsung duduk bersama korban dan keluarga untuk berdiskusi mencari solusi demi keberlangsungan hidup Anggi ke depannya.

“Kita sangat prihatin dengan kondisi yang dialami Anggi. Oleh karena itu, kita cari solusi bagaimana cara membantu korban agar bisa kembali mandiri dan produktif,” ujar Kapolres Yuriko Fernanda.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas beberapa kemungkinan usaha yang dapat ditekuni oleh Anggi sesuai dengan kondisi fisiknya saat ini.

“Tadi kita sudah diskusi untuk beberapa opsi usaha, salah satunya adalah bidang peternakan yang dinilai paling memungkinkan dan bisa dikerjakan oleh Anggi untuk melanjutkan hidup,” tambahnya.

Usaha peternakan ayam maupun bebek dipilih sebagai opsi utama karena dinilai lebih fleksibel dan dapat memberikan penghasilan yang berkelanjutan bagi korban.

Selain memikirkan masa depan, dalam kesempatan tersebut Kapolres juga menyerahkan bantuan berupa bahan pangan seperti beras serta parcel sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan sehari-hari keluarga korban saat ini.

Langkah cepat dan perhatian penuh dari Kapolres Kepahiang ini menjadi secercah harapan baru bagi Anggi untuk kembali bangkit, mandiri, dan tersenyum lagi meski harus menjalani hidup dengan keterbatasan akibat musibah yang menimpanya.

 

 

(Reportase: Jurnalisbengkulu.com)