Pemkab Bengkulu Tengah Konsisten Bina Pemuda Lewat Binlat Calon Anggota Polri 2026
Bengkulu Tengah, Jurnalisbengkulu.com – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah menegaskan komitmennya dalam pembinaan generasi muda melalui pelaksanaan Pembinaan dan Pelatihan Calon Anggota Polri Tahun 2026, meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Program ini resmi dibuka pada Rabu, 4 Februari 2026, di Aula Sport Center Polres Bengkulu Tengah.
Kegiatan Binlat merupakan hasil sinergi antara Dinas Pemuda dan Olahraga Bengkulu Tengah dengan Polres Bengkulu Tengah yang telah berjalan secara berkelanjutan sejak 2017. Program ini dinilai sebagai salah satu inovasi daerah dalam menyiapkan pemuda dan pemudi agar memiliki kesiapan fisik, mental, dan wawasan sebelum mengikuti tahapan seleksi penerimaan anggota Polri.
Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Bengkulu Tengah, Desi Murdianti, menyampaikan bahwa Binlat tetap dilaksanakan karena telah menjadi komitmen bersama yang tertuang dalam nota kesepahaman antara pemerintah daerah dan Polres Bengkulu Tengah. Menurutnya, pelaksanaan pelatihan di awal tahun memberi keuntungan bagi peserta karena dapat memahami standar dan mekanisme seleksi sejak dini.
Dari total 71 pendaftar, sebanyak 30 peserta dinyatakan lolos seleksi dan mengikuti Binlat yang dijadwalkan berlangsung hingga 13 Februari 2026. Peserta akan mendapatkan pembekalan yang mencakup kesiapan fisik, pembinaan mental, serta pemahaman akademik sebagai bekal menghadapi seleksi Polri.
Pembukaan kegiatan dilakukan secara resmi oleh Wakapolres Bengkulu Tengah, Kompol Kusman Jaya, yang menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembinaan pemuda. Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan maksimal agar mampu bersaing dalam seleksi penerimaan anggota Polri tahun 2026.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bengkulu Tengah, Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Bengkulu Tengah, serta sejumlah undangan lainnya. Program Binlat ini diharapkan menjadi bagian dari upaya strategis daerah dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan siap berkontribusi dalam pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. (M25)






