Bengkulu, Jurnalisbengkulu.com- Peringatan Hari Ulang Tahun ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu dimaknai sebagai momentum memperkuat peran ASN dalam respon kemanusiaan. Hal ini terlihat saat Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, yang bertindak sebagai inspektur upacara, kembali menegaskan pentingnya solidaritas sosial bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Mian menekankan bahwa ASN bukan hanya pelayan publik, tetapi juga pilar penting dalam menggerakkan kepedulian sosial, terutama ketika negeri dilanda bencana.
“ASN harus menjadi contoh dalam menumbuhkan empati. Bukan sekadar tugas administrasi, tapi juga tugas kemanusiaan,” ujar Mian di halaman Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (3/12).
Ia menambahkan bahwa instruksi solidaritas yang sebelumnya disampaikan Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, harus diterjemahkan menjadi aksi nyata melalui penggalangan donasi dan gerakan gotong royong. Kanal bantuan yang disiapkan Baznas maupun perangkat daerah disebut menjadi sarana agar bantuan tersalurkan dengan cepat dan tepat.
“Ini bukan soal besar kecilnya bantuan, tetapi kebersamaan kita dalam meringankan beban saudara-saudara yang sedang diuji,” tegasnya.
Selain menguatkan pesan solidaritas, peringatan HUT Korpri juga menjadi ajang mempertegas kembali komitmen ASN terhadap nilai-nilai pelayanan publik yang humanis dan responsif. Menutup rangkaian acara, Wakil Gubernur Mian menyerahkan santunan Taspen kepada ahli waris ASN yang meninggal akibat kecelakaan, sebagai wujud penghargaan negara terhadap pengabdian pegawai.
Dengan semangat baru di usia ke-54, Korpri Bengkulu diharapkan semakin menjadi motor penggerak pelayanan publik sekaligus kekuatan sosial dalam menghadapi berbagai tantangan kebencanaan. (M25)






