Usin Abdisyah Putra Sembiring, SH selaku Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu
Bengkulu, Jurnalisbengkulu.com – Beternak bebek mungkin sudah menjadi aktivitas sehari-hari bagi sebagian masyarakat. Namun, bagi Usin Abdisyah Putra Sembiring, SH selaku Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, usaha ini masih tergolong baru dan memerlukan proses pembelajaran yang intensif.
Bebek Talang Benih, sesuai dengan namanya, berasal dari Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.
Berdasarkan data dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu, populasi jenis bebek ini terus menurun sehingga membutuhkan upaya pelestarian dan pengembangan yang serius agar tidak punah.
Inilah yang menjadi salah satu motivasi utama Usin Abdisyah Putra Sembiring SH untuk mempertahankan keberadaan Bebek Talang Benih, bebek asli Bengkulu yang kini semakin langka.
Keistimewaan bebek Talang Benih tidak hanya diakui oleh masyarakat lokal. Beberapa pihak dari luar provinsi bahkan mencari jenis bebek ini karena berbagai keunggulan, terutama dari segi kualitas daging dan bagian tubuhnya, yang dinilai lebih baik dibandingkan bebek Mojosari maupun bebek Peking.
“Dengan semakin langkanya Bebek Talang Benih, sudah saatnya kita mengambil peran aktif dalam pengembangannya agar warisan asli Bengkulu ini tetap terjaga,” ujar Usin Abdisyah Putra Sembiring SH.
Menurut Usin, pelestarian bebek Talang Benih bukan hanya soal menjaga spesies unggas asli daerah, tetapi juga potensi ekonomi yang dapat mengangkat kesejahteraan masyarakat setempat. Oleh karena itu, dukungan berbagai pihak sangat diperlukan agar proses ini dapat berjalan optimal.
“Mari bersama untuk mengembangkan dan melestarikan bebek asli Bengkulu, sehingga keberadaannya tetap lestari dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” ajak Usin Abdisyah Putra Sembiring SH. (M25)






