Mukomuko, Jurnalisbengkulu.com – Aksi kemanusiaan kembali ditunjukkan masyarakat Desa Rawa Mulya, Kecamatan XIV Koto, dengan menyalurkan bantuan untuk korban banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan tersebut disampaikan melalui Pemerintah Kecamatan XIV Koto untuk selanjutnya diteruskan ke Pemerintah Kabupaten Mukomuko.
Penyerahan bantuan dilakukan pada Senin (08/12/2025) oleh Sekretaris Desa Rawa Mulya, Abdul Rohman, dan diterima langsung oleh Camat XIV Koto, Singgih Pramono. Menurut Abdul Rohman, aksi ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat desa terhadap saudara sebangsa yang tengah mengalami musibah.
“Bantuan ini murni dari masyarakat Desa Rawa Mulya. Kami hanya memfasilitasi penyalurannya agar terkoordinasi dan tepat sasaran,” ujar Abdul Rohman.
Ia menjelaskan, berbagai jenis bantuan berhasil dihimpun, mulai dari kebutuhan pokok hingga perlengkapan harian. Di antaranya beras sebanyak 2,5 kwintal, uang tunai Rp 5.956.000, 71 karung pakaian layak pakai, 75 karton bahan makanan seperti mi instan, serta perlengkapan bayi seperti bedak, popok, dan minyak telon.
Abdul Rohman juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah ikut berdonasi. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban serta menjadi ladang amal bagi masyarakat yang telah berpartisipasi.
Sementara itu, Camat XIV Koto, Singgih Pramono, mengapresiasi kekompakan desa-desa di wilayahnya dalam menggalang bantuan. Ia menegaskan bahwa seluruh donasi dari desa se-Kecamatan XIV Koto akan diserahkan ke Pemkab Mukomuko pada Selasa (09/12/2025), sebelum dikirimkan ke daerah terdampak bencana.
“Terima kasih kepada seluruh desa dan masyarakat yang sudah menunjukkan kepedulian. Semoga bantuan ini bermanfaat dan menjadi amal jariyah bagi kita semua,” ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendoakan para korban agar tetap kuat menghadapi ujian bencana alam yang menimpa wilayah mereka.
Aksi solidaritas dari warga Rawa Mulya ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong tidak pernah padam, terlebih ketika saudara-saudara di daerah lain membutuhkan uluran tangan.
Reporter: Novles Kurniawan






