Pembongkaran pondok-pondok tidak layak di kawasan Pasir Putih resmi dimulai.
Kota Bengkulu, Jurnalisbengkulu.com – Pemerintah Kota Bengkulu mulai menata ulang kawasan Pasir Putih Pantai Panjang sebagai bagian dari upaya strategis meningkatkan kualitas destinasi wisata unggulan daerah. Penataan ini tidak hanya berfokus pada aspek estetika, tetapi juga menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan kawasan pariwisata.
Di bawah arahan Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Walikota Ronny PL Tobing, pembongkaran pondok-pondok tidak layak di kawasan Pasir Putih resmi dimulai. Bangunan yang selama ini tampak terbengkalai dinilai mengurangi kenyamanan dan keindahan kawasan pantai yang menjadi ikon Kota Bengkulu.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin, mengatakan bahwa pembongkaran ini merupakan tahap awal dari penataan kawasan secara menyeluruh. Setelah pembersihan selesai, area Pasir Putih akan dilengkapi gazebo-gazebo baru yang lebih tertata dan ramah bagi pengunjung.
Menurut Nina, proyek tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kota Bengkulu, Kepolisian Daerah Bengkulu, serta Dewan Pimpinan Daerah Real Estate Indonesia Bengkulu. Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat penataan kawasan wisata sekaligus menciptakan ruang publik yang nyaman dan berdaya saing.
“Kami ingin kawasan Pasir Putih menjadi lebih rapi, bersih, dan representatif sebagai destinasi wisata. Gazebo baru nantinya akan menjadi fasilitas pendukung yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya, Selasa (27/1/2026).
Proses pembongkaran turut mendapat dukungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu. Kepala Dinas Damkar Yuliansyah menyampaikan bahwa pihaknya menurunkan puluhan personel untuk membantu pembersihan material bangunan lama agar proses berjalan cepat dan aman.
Penataan kawasan Pasir Putih ini diharapkan mampu meningkatkan citra Pantai Panjang sebagai destinasi wisata unggulan, sekaligus memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat di Kota Bengkulu. (M25)






