Perempuan Bengkulu Bersatu Perkuat Konsolidasi Menuju Organisasi Resmi dan Produktif
Bengkulu, Jurnalisbengkulu.com – Komunitas Perempuan Bengkulu Bersatu (PBB) terus memantapkan langkah sebagai wadah pemberdayaan perempuan di Provinsi Bengkulu. Melalui kegiatan silaturahmi bulanan yang digelar hari ini Senin (05/01), PBB menegaskan komitmennya untuk bertransformasi menjadi organisasi yang legal, aktif, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
Ketua Komunitas Perempuan Bengkulu Bersatu, Nurlina, menyampaikan bahwa enam bulan ke depan akan menjadi masa evaluasi terhadap keaktifan seluruh anggota. Apabila seluruh unsur organisasi berjalan optimal, PBB berencana mengajukan pendaftaran resmi ke Kesbangpol dan Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu agar memperoleh pengakuan hukum.
“Dengan adanya legalitas tersebut, PBB diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam berbagai agenda daerah, termasuk keterlibatan dalam peringatan hari-hari besar nasional seperti Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Nurlina.

Selain sebagai ajang silaturahmi, PBB juga mengembangkan berbagai program berkelanjutan yang sejalan dengan visi membentuk perempuan Bengkulu yang maju, mandiri, dan berkarya.
Program tersebut meliputi kelas memasak yang dilaksanakan setiap tiga bulan, pendampingan pengembangan UMKM, kegiatan bakti sosial, serta pelestarian seni dan budaya melalui paduan suara dan latihan tari, termasuk untuk mendukung pembukaan Festival Tabot.
Pada kegiatan terbaru, PBB turut menampilkan hasil kerajinan tangan dan produk kuliner yang dihasilkan oleh para anggota. Hal ini menjadi bentuk nyata upaya penguatan ekonomi perempuan berbasis UMKM. Salah satu anggota menyampaikan harapan agar PBB dapat menjadi wadah pemersatu perempuan Bengkulu, khususnya dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing usaha.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Dosen Universitas Bengkulu, Selly Ratna Sari yang juga selaku pemilik Selly Halal Mart hadir dan memberikan support, menandakan terbangunnya sinergi lintas generasi dalam upaya pemberdayaan perempuan.
“Ke depan, Perempuan Bengkulu Bersatu optimistis tidak hanya berperan sebagai forum komunikasi, tetapi mampu tumbuh menjadi organisasi perempuan yang diperhitungkan serta berkontribusi langsung dalam pembangunan Provinsi Bengkulu, khususnya di bidang pemberdayaan ekonomi dan pelestarian budaya lokal,” terang Selly.
Untuk diketahui, acara tersebut juga dihadiri Nunik Indra Rahayu selaku Pembina PBB, Gandar Nurgawati selaku Sekretaris PBB, Rahmawati, SH bagian UMKM dan peserta lainnya.(M25)






