Pusaran Kasus Lahan GOR Tebat Monok Kian Menggulung: Bando Amin dan Putranya Diperiksa Kejari Kepahiang

Pusaran Kasus Lahan GOR Tebat Monok Kian Menggulung: Bando Amin dan Putranya Diperiksa Kejari Kepahiang

 

Kepahiang, Jurnalisbengkulu.com -Penanganan dugaan korupsi lahan GOR Tebat Monok memasuki babak yang semakin serius. Penyidik Kejaksaan Negeri Kepahiang terus menelusuri jejak perkara yang menyeret sejumlah nama penting. Pada Rabu (4/3/2026), mantan Bupati Kepahiang dua periode, Bando Amin C Kader, memenuhi panggilan pemeriksaan.

Tak sendiri, Bando Amin hadir bersama putra bungsunya, Rio. Keduanya diperiksa sebagai saksi guna melengkapi berkas perkara atas tersangka utama berinisial (Id). Kehadiran ayah dan anak tersebut menandai eskalasi penyidikan yang kini menyasar lingkaran strategis dalam pusaran kasus lahan GOR Tebat Monok.

Berdasarkan informasi resmi, pemeriksaan berlangsung sekitar tiga jam. Penyidik mengajukan antara 25 hingga 30 pertanyaan kepada masing-masing saksi untuk mendalami sejauh mana pengetahuan dan keterkaitan mereka terhadap proses dan kebijakan yang berkaitan dengan tersangka.

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kepahiang, Johansen, menegaskan bahwa keduanya bersikap kooperatif selama proses pemeriksaan.

“Keduanya kooperatif memenuhi panggilan penyidik sebagai saksi atas tersangka Id ” ujarnya dalam keterangan resmi.

Saksi Terus Bertambah, Penyidikan Belum Usai

Sejak penetapan tersangka, penyidik telah memeriksa sedikitnya 25 saksi. Angka tersebut menunjukkan keseriusan aparat penegak hukum dalam membongkar konstruksi perkara yang diduga merugikan keuangan daerah.

Pada hari yang sama, penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap eks Kepala BPN tahun 2015, Krisno Kusudibyo. Namun yang bersangkutan belum dapat hadir karena berada di luar kota.

Pihak Kejaksaan Negeri Kepahiang memastikan proses pengumpulan alat bukti masih terus berjalan. Tidak tertutup kemungkinan, pemanggilan terhadap pihak-pihak lain akan dilakukan demi memperjelas alur tanggung jawab dalam kasus lahan GOR Tebat Monok.

Dengan intensitas pemeriksaan yang kian masif, publik kini menanti sejauh mana penyidikan ini akan menguak aktor-aktor lain di balik perkara yang menyita perhatian masyarakat Kepahiang tersebut.

 

Reporter : Hendri Gunawan