Bengkulu,jurnalisbengkulu.Com-Pemerintah Provinsi Bengkulu mengakui masih menghadapi sejumlah tantangan serius dalam pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, meskipun capaian secara umum dinilai cukup positif.
Hal tersebut terungkap dalam rapat koordinasi antara Pemprov Bengkulu dan Korem 041/Gamas yang digelar di Aula Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (26/1). Rapat dipimpin Wakil Gubernur Bengkulu Mian dan dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni serta Komandan Korem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto.
Wakil Gubernur Bengkulu Mian menyampaikan bahwa hingga saat ini masih terdapat ratusan koperasi yang belum bisa melangkah ke tahap pembangunan fisik karena terkendala berbagai persoalan mendasar.
“Masih ada 428 koperasi yang belum memiliki lahan pembangunan. Selain itu, 118 koperasi juga masih menghadapi masalah administrasi, seperti surat-menyurat dan hibah,” ungkap Mian.
Tak hanya itu, pemerintah juga mencatat adanya sejumlah komplain yang perlu segera ditindaklanjuti agar tidak menghambat keberlanjutan program koperasi desa tersebut.
Meski demikian, Mian menegaskan Pemprov Bengkulu menargetkan seluruh permasalahan tersebut dapat diselesaikan secara bertahap hingga tahun 2026, sehingga pembangunan Koperasi Desa Merah Putih dapat berjalan optimal dan merata di seluruh wilayah.
Saat ini, berdasarkan data Pemprov Bengkulu, sebanyak 1.505 Koperasi Desa Merah Putih telah memiliki badan hukum. Sementara itu, 351 gerai koperasi telah masuk tahap proses pembangunan dan penganggaran.
Dalam kesempatan yang sama, Komandan Korem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto menegaskan komitmen TNI untuk terus mendukung percepatan program tersebut melalui penguatan koordinasi lintas sektor.
“Kami siap mendukung dan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi maupun kabupaten agar hambatan di lapangan bisa segera diatasi dan target pembangunan koperasi dapat tercapai,” ujarnya.
Pemprov Bengkulu berharap sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan pemerintah kabupaten/kota dapat menjadi kunci penyelesaian berbagai kendala yang masih dihadapi dalam pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.(M25)






