Rejang Lebong Gelar Lomba Desa Wisata Tingkat Kabupaten Tahun 2026

Rejang Lebong Gelar Lomba Desa Wisata Tingkat Kabupaten Tahun 2026

 

Rejang Lebong, Jurnalisbengkulu.com — Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis potensi lokal melalui Lomba Desa Wisata Tingkat Kabupaten Rejang Lebong Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis meningkatkan daya saing desa sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Bupati Rejang Lebong Fikri dan Wakil Bupati Hendri, lomba desa wisata ini diharapkan mampu melahirkan desa-desa unggulan yang siap bersaing hingga ke tingkat provinsi bahkan nasional. Kegiatan ini juga sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menitikberatkan pada penguatan pariwisata berkelanjutan dan kearifan lokal.

Pelaksanaan lomba dikoordinasikan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong yang dipimpin oleh Kepala Dinas Pariwisata, Riki Irawan. Melalui lomba ini, setiap desa peserta dinilai berdasarkan sejumlah indikator, antara lain daya tarik wisata, kelembagaan, kreativitas masyarakat, kebersihan lingkungan, serta kesiapan infrastruktur pendukung pariwisata.

Bupati Fikri dalam keterangannya menyampaikan bahwa desa wisata merupakan ujung tombak pembangunan pariwisata daerah. “Desa wisata bukan hanya soal keindahan alam, tetapi juga tentang budaya, keramahan masyarakat, dan keberlanjutan. Lomba ini menjadi momentum untuk menggali potensi desa secara maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Hendri menambahkan bahwa lomba desa wisata juga menjadi sarana pembinaan dan evaluasi bagi desa-desa agar lebih inovatif dan mandiri. “Kami berharap desa-desa mampu menghadirkan identitas wisata yang khas dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata, Riki Irawan, menjelaskan bahwa pemenang lomba desa wisata tingkat kabupaten nantinya akan dipersiapkan untuk mewakili Kabupaten Rejang Lebong pada Lomba Desa Wisata Tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2026. “Kami optimis desa wisata Rejang Lebong mampu bersaing dan menjadi contoh pengembangan pariwisata berbasis masyarakat,” tuturnya.

Dengan terselenggaranya lomba desa wisata ini, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong berharap dapat memperkuat citra daerah sebagai destinasi wisata unggulan di Provinsi Bengkulu, sekaligus mendorong kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku pariwisata secara berkelanjutan.

 

Reporter: Hendri G, Amin G