Kepahiang, Jurnalisbengkulu.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepahiang terus berbenah dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Upaya tersebut dilakukan untuk mencapai target PAD sebesar Rp25 miliar pada tahun 2025 yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Kepahiang.
Hingga semester pertama tahun ini, realisasi PAD RSUD baru mencapai sekitar Rp9,6 miliar atau 38,5 persen dari target tahunan. Meski demikian, Direktur RSUD Kepahiang, dr. Febi Nursanda, tetap optimistis target tersebut dapat tercapai melalui peningkatan pelayanan dan penguatan infrastruktur rumah sakit.
“Kami berkomitmen memperbaiki kualitas layanan, menambah sarana dan prasarana, serta memastikan seluruh kegiatan operasional sesuai dengan standar pelayanan kesehatan,” ujar dr. Febi, Senin (11/8/2025).

Sebagai satuan kerja dengan status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), seluruh pendapatan RSUD digunakan kembali untuk pembiayaan layanan kesehatan. Tahun sebelumnya, RSUD Kepahiang mencatat PAD sebesar Rp21 miliar dari target Rp26 miliar.
Untuk tahun ini, manajemen RSUD terus memperluas jangkauan layanan, termasuk optimalisasi 12 poliklinik yang tersedia bagi pasien umum maupun peserta BPJS Kesehatan.
“Kami ingin masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik di daerah sendiri tanpa harus dirujuk ke luar wilayah,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Kepahiang berharap peningkatan kualitas layanan ini tidak hanya memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap RSUD Kepahiang, tetapi juga berdampak positif terhadap pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat. (M25)






