Bengkulu, jurnalisbengkulu.com – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Darjana, menyampaikan Press conference, ringkasan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia dan Asesmen Regional tanggal 21-22 September yang lalu.
Dalam sampainya Darjana mengungkapkan pertumbuhan Reverse Repo Rate tetap berada pada angka 5,75%. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan 10 indikator yang menunjukkan bahwa kondisi perekonomian Indonesia secara umum relatif baik.
“Di tingkat daerah, Bengkulu akan mengambil langkah-langkah untuk mempertahankan kegiatan ekonomi dan menjaga stabilitas, terutama dalam menghadapi inflasi,” ungkap Darjana, seusai memaparkan hasil RDG kepada Wartawan, di Lantai II Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu, Jum’at (29/09/23).
Sementara itu Darjana menambahkan perkembangan ekonomi provinsi Bengkulu sendiri menurut data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk triwulan II meningkat, meskipun angka pertumbuhan masih berada di bawah rata-rata nasional. Selain itu untuk triwulan III kata Darjana, Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan melambat sesuai dengan pola musiman, terutama karena tidak ada event musiman atau Hari Raya Besar yang dapat memberikan dorongan ekonomi.
“Sebagai respons itu, kita di daerah telah mengadakan beberapa event besar seperti sidang pleno ISEI dan kegiatan lainnya yang melibatkan instansi pemerintah dan swasta. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah Provinsi Bengkulu. Ungkap Darjana.
Darjana juga menyampaikan dalam konteks struktural, Bank Indonesia mendukung kegiatan hilirisasi di sektor minerba, perkebunan, dan pertanian. Salah satu contoh konkret adalah pengelolaan gabah menjadi beras di Provinsi Bengkulu.
“Dengan pengolahan lokal, diharapkan hasil gabah petani Bengkulu dapat diolah menjadi beras secara efisien, mengurangi impor dari provinsi tetangga, dan memberikan nilai tambah kepada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Bengkulu. Saya yakin bahwa langkah-langkah ini dapat memperkuat ekonomi lokal dan mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah Bengkulu,” Pungkas Darjana. (Saprian Utama, SH)






