Papua, Jurnalisbengkulu.com – Satuan Tugas (Satgas) Humas Operasi Damai Cartenz Posko Jayapura kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kedekatan dengan masyarakat Papua. Pada Sabtu (2/8/2025) pukul 08.00 WIT, Satgas melaksanakan kegiatan sosial dengan menyambangi Kampung Ansudu, Distrik Pantai Timur, Kabupaten Sarmi.
Dipimpin langsung oleh Ipda Syahrir Mahyuddin, S.H., kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh interaksi positif bersama warga setempat. Personel Satgas membagikan bingkisan makanan ringan dan susu kepada anak-anak, serta bantuan untuk warga lanjut usia (lansia) yang memerlukan dukungan kesehatan.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga diisi dengan sesi ngobrol santai dan edukasi ringan, sebagai bentuk pendekatan humanis yang menyentuh sisi emosional masyarakat, khususnya anak-anak.
Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., yang hadir bersama Wakaops Damai Cartenz Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa kegiatan semacam ini merupakan bagian dari strategi untuk memperkuat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat.
“Anak-anak adalah masa depan bangsa. Mereka adalah harapan kita. Maka dari itu, pendekatan humanis seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan kepercayaan diri dan kedekatan emosional antara polisi dan anak-anak,” ujar Brigjen Faizal.
Hal senada disampaikan Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T. Ia menjelaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak semata untuk penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli terhadap kebutuhan warga.
“Kunjungan seperti ini adalah bagian dari upaya membangun kepercayaan publik dan menghadirkan wajah kepolisian yang lebih ramah, peduli, dan dekat, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia,” jelasnya.
Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari itu mendapat sambutan hangat dari warga Kampung Ansudu. Mereka menyatakan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan, serta berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
Reporter: Hendri G, Amin G, NF