Apel Disdikbud Bengkulu Jadi Momentum Penguatan Komitmen Anti-Pungli
Bengkulu, Jurnalisbengkulu.com – Upaya memperkuat budaya kerja bersih dan berintegritas kembali ditegaskan Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui apel pagi di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Senin (4/5). Kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum peneguhan komitmen aparatur sipil negara (ASN) dalam menolak praktik pungutan liar (pungli) dan gratifikasi.
Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, memimpin langsung apel yang dirangkaikan dengan penandatanganan surat pernyataan anti-pungli oleh seluruh pegawai. Langkah ini dipandang sebagai bagian dari strategi memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, khususnya di sektor pendidikan.
Dalam arahannya, Herwan menekankan bahwa komitmen yang telah dituangkan dalam bentuk pernyataan harus diikuti dengan tindakan nyata di lapangan. Ia mengingatkan bahwa integritas ASN tidak hanya diukur dari pernyataan tertulis, tetapi dari sikap dan perilaku dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Menurutnya, sektor pendidikan memiliki peran vital dalam membangun kualitas sumber daya manusia, sehingga praktik pelayanan publik di dalamnya harus bebas dari penyimpangan. Kepercayaan masyarakat, kata dia, hanya dapat dijaga melalui kinerja yang profesional, jujur, dan bertanggung jawab.
Penandatanganan komitmen bersama ini juga diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh ASN untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan kewenangan. Pemerintah Provinsi Bengkulu menilai, penguatan integritas di internal birokrasi merupakan fondasi penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima.
Melalui kegiatan ini, Disdikbud Provinsi Bengkulu diharapkan mampu menjadi contoh dalam penerapan prinsip pemerintahan bersih, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan sebagai garda depan pelayanan publik yang bebas pungli. (Red)






