Bangun UNIHAZ, Pemprov Bengkulu Kucurkan APBD 3,5 Milliar

BENGKULU, jurnalisbengkulu.com – Dalam rangka terus berupaya meningkatkan kemajuan daerah di berbagai sektor, salah satunya sektor pendidikan. Pemerintah Provinsi Bengkulu mengucurkan APBD 3,5 Miliar untuk membangun Gedung Serba Guna Universitas Prof. Hazairin (UNIHAZ).

Peletakkan batu pertama dilakukan oleh Staf ahli Gubernur bidang ekonomi, keuangan dan pembangunan Soemarno yang mewakili Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah pada Senin (1/7).

Soemarno menyampaikan Pemprov mendukung setiap kegiatan yang bermanfaat, apalagi ini manfaatnya berguna untuk orang banyak. Kehadiran Gedung yang akan dibangun di lingkungan kampus ini semoga dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat Bengkulu yang membutuhkan.

“Ketersediaan akan lokasi berkumpul yang berukuran besar masih sangat minim di Bengkulu, sehingga perlu waktu beberapa bulan untuk memesan tempat. Semoga gedung ini bermanfaat bagi kegiatan kampus maupun umum bagi masyarakat,” kata Soemarno.

Sementara itu, Rektor Universitas Hazairin (Unihaz) Yulfiperius yang hadir pada saat peletakkan batu pertama tersebut menjelaskan pembangunan gedung serbaguna satu lantai ini diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu, Estimasi pembangunan gedung direncanakan 6 bulan kedepan atau habis tahun 2019 akan selesai.

“Lokasi gedung ini tentu sangat strategis, karena terletak ditengah kota Bengkulu. Luas gedung ini sekitar 600 m2 dan akan dikoneksikan ke sarana ibadah (masjid) disebelahnya sehingga masyarakat yang menggunakan sebagai tempat pernikahan dapat menggunakan fasilitas tersebut,” jelasnya.

Tambahnya, Unihaz ini merupakan universitas yayasan swasta yang didirikan oleh Para Pasirah Kepala Marga (Tetua) dalam wilayah Keresidenan Bengkulu pada masa Pemerintahan Hindia Belanda tahun 1928.

“Sejarahnya kampus ini didirikan para tetua kita dahulu, waktu masa penjajahan. oleh sebab itu, ornamen Bengkulu akan menghiasi setiap sudut gedung ini nantinya,” katanya.(ADV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here