Camat Luas Bantah Adanya Penyalah Gunaan Dana Rutinitas

Kaur, jurnalisbengkulu.com- Camat luas Indera Jaya S.Pd bantah tudingan pernyataan bendahara tentang penyalah gunaan keuangan dana rutinitas yang di lontarkan melalui salah satu media online jika beberapa hari yang lalu.

Sebelumnya bendahara kecamatan luas mengatakan kepada salah satu awak media online, “bahawa sebelum dana di peruntukan keperluan rutinitas kami melakukan musyawarah, tapi saya tidak pernah pegang uang itu lagi,”.

Menanggapi hal tersebut camat luas indera jaya mengakui memang dia tidak pegang  uang lagi berikut penjelasannya:

“Semua itu kita akui, juga bukan saya yang pegang uang tersebut, melainkan sudah habis di bagi untuk membiayai keperluan kantor, karna sebelum dana itu cair kita bayak ngutang kesini kesitu untuk memenuhi kebutuhan kantor, terus apa lagi yang mau di pegang kalau semuanya sudah habis untuk kebutuhan kantor,” ucapnya agak kesal.

Saat di temui awak media indera jaya mengaku bahwa, apa yang dikatakan bendahara saya itu tidaklah benar.

“Semua pernyataan bendahara saya, itu tidaklah benar. Dan semuanya sudah transparan. Juga setiap dana itu cair, kita melakukan musyawarah bersama Sekcam, Kasubag Keuangan dan Kasi Pemerintahan, lalu setelah musyawarah dana itu kita pergunakan sesuai dengan tupoksinya,” ungkap indera saat ditemui di ruang kerjanya. Rabu, (30/01/2019).

Mengenai tudingan tersebut, Indera Jaya menyayangkan sekali karana ini menyangkut nama baik dan pemerintahan kecamatan luas.

Indera jaya juga menegaskan mengenai tuduhan bahwa dirinya mengembala sapi semasa masih jam kerja itu tidaklah benar.

“Jam 14:30 itu saya tidak mengembala sapi, melainkan saya masih ada di lingkungan kantor, dan membesuk salah satu istri pegawai honorer saya yang belum lama melahirkan. Ya memang pernyataan salah satu putra saya, saya mengembala sapi. Tapi ya maklum saja karna dia masih anak kecil kok. Kalau tidak dengan alasan mengembala sapi anak saya mau ikut saya kekantor,” tegasnya  di hadapan tim jurnalisbengkulu.com saat di wawancarai

“Dan saya kira ini hanya miss comunication,” tutupnya. (ADV/SMI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here