Dewan Benteng Perihatin Melihat Warga Gunakan Handraktor Membersihkan Jalan

Bengkulu Tengah, JurnalisBengkulu.com – Anggota Dewan Bengkulu Tengah Kecewa Jalan Provinsi di Desa Penum, Kecamatan Merigi Kelindang, Kabupaten Bengkulu Tengah yang dilanda longsor sepakan lalu belum tuntas dikerjakan pihak Dinas terkait pasalnya saat warga sekitar menggunakan Handtaktor sawah untuk membersihkan tumpuka tanah kuning tersebut.

Dilanda hujan deras berapa hari lalu ini membuat jalan lintas Desa Penum, Kecamatan Merigi Kelindang, Kabupaten Bengkulu Tengah belum bisa dilalui.

Menurut Sutan Ismael selaku Ketua komisi Dua DPRD Bengkulu Tengah mengatakan pihaknya sangat kecewa melihat kondisi jalan yang tertimbun longsor lalu belum tuntas pekerjaannya sampai sekarang,” Ujarnya.

” Hingga kini untuk melintas di jalan Provinsi itu belum bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat,” Ungkap Sutan Ismael, Minggu (29/03/2020)

Kata Sutan Ismael sudah menghubungi Dinas terkait tapi kenyataan belum juga bisa di atasi Longsor ini padahal kejadian itu Kamis lalu (19/03) membuat badan jalan lintas Provinsi tepatnya Kecamatan Merigi Kelindang menjadi terganggu akibat tumpuk tanah menutupi badan jalan lintas tersebut,”Tegasnya.

” Kini warga sekitar kecewa melihat jalan itu belum bisa dilalui dan warga juga sulit untuk melintas padahal jalan provinsi itu jalan utama warga untuk melalui jalan tersebut,” sambung Sutan Ismael

Lanjut Sutan Ismael, kini warga sekitar menggunakan mesin Handtaktor sawah untuk membersihkan jalan provinsi dan hingga kini jalan tersebut belum bisa dilalu mengingat tumpukan tanah longsor belum bisa di lalui,” Tegasnya.

Buka itu saja, lanjut Sutan pihaknya sudah menghubungi pihak BPBD Kabupaten Bengkulu Tengah namun pihak BPBD mengatakan sudah di kerjakan provinsi tapi kenyataan jalan provinsi itu hingga kini belum bisa di lalui warga sekitar tetapi kini malahan warga yang mengerjakan jalan itu dengan menggunakan mesin Handtaktor petani sawah,” Tutupnya. (Adk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here