Diduga Realisasi DAK SDN 103 Kaur Tidak Sesuai RAB, Kepsek Enggan Berkomentar

Kaur, jurnalisbengkulu.com – Sejumlah SD-SMP Kabupaten Kaur melakukan perehaban melalui Dana Anggaran khusus (DAK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kaur Tahun Anggaran 2019.

Dana yang direalisasikan miliyaran rupiah itu terkesan banyak penyimpangan oleh pihak pelaksana anggaran tersebut. Seperti yang terjadi Di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 103 Kabupaten Kaur yang berada di Kecamatan Kaur Selatan, dengan pagu dana Rp 190 juta merehab dua buah bangunan gedung di sekolah tersebut.

Bangunan rehab gedung sekolah SDN 103 Kaur diduga tidak sesuai gambar dan RAB. Pasalnya, bangunan rehab tersebut sebagian teras hanya di poles memakai adukan biasa semen campur pasir bukan di cor pakai spelit yang ketebalanya diperkiran 2 cm sampai 5 cm tanpa membongkar lantai lama.

Sedangkan kalau dilihat dari gambar lantai lama itu harus di kupas dan dibuang baru di cor dengan ukuran 1,3,5.

Tidak hanya itu, pelaksana memborongkan kepada pekerja tukang maupun kernek sebesar Rp 30 juta. jika mengacu pada RAB dalam pelaksanaan tersebut pekerja harus memakai HOK bukan diborongkan.

Hal ini diakui kepala tukang yang enggan di sebutkan namanya.

“Ya kita ini hanya pekerja mas, kalau sebenarnya bangunan ini kita borong sebesar Rp 30 juta sampai selesai. Habis mau gimana lagi mas dari pada tidak kerja yang jelas sudah bisa menyambung hidup,” ungkapnya saat di wawancarai di sela kesibukan kerjanya, Kamis (05/09/2019).

Lalu bagaimana dengan biaya pembongakaran dua buah gedung tersebut yang tercantum di dalam RAB. Ini jadi harus di pertanyakan. Kita berharap nanti kepada Dinas pendidikan Kabupaten Kaur untuk membina Kepala Sekolah SDN 103 Kaur selaku pelaksana proyek tersebut.

Jangan sampai ada penyimpangan.agar tercapainya kaur maju bebas dari koropsi.

Sementara kepala sekolah SDN 103 kaur Heppi suriani S.pd saat di konfirmasi via whatsapp beliau tidak menjawab.

Sampai berita ini di terbitkan kepala sekolah tersebut enggan berkomentar.[SUMANTRI]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here