Bengkulu, jurnalisbengkulu.com – Gubernur Bengkulu yang diwakili oleh Plt.Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bengkulu Safnizar, S.Hut. menghadiri acara Talkshow/Diskusi Buku Membangun Perubahan dengan judul Kumpulan Otobiografi Perempuan Pelestari Hutan Larangan, bertempat Palm Ola Bakery & Restory (KM.6,5), Selasa (18/04/23).
Dalam kesempatan itu Safnizar, S.Hut. mengapresiasi peran perempuan dalam pelestarian hutan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
Plt.Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bengkulu Safnizar, S.Hut. mengatakan hal yang unik dilakukan oleh kawan kita ini dimana perempuan dapat berpartisipasi dalam pelestarian hutan dan kesejahteraan masyarakat seperti tertera dalam buku Kumpulan Otobiografi Perempuan Pelestari Hutan Larangan.
“Kalau selama ini belum pernah ada diskusi yang mengangkat peran perempuan dalam hal koperasinya, peduli lingkungannya maupun perempuan penyelamat situs warisan Dunia maka kita akan munculkan konsep yang sangat signifikan itu dalam diskusi buku Kumpulan Otobiografi Perempuan Pelestari Hutan Larangan, bagaimana ini nanti harapannya bisa menjawab, perempuan itu bisa berperan aktif, bahkan kontribusi lebih besar terhadap pelestarian hutan, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. ” ujar Safnizar.
Dalam diskusi buku Buku Membangun Perubahan: Kumpulan Otobiografi Perempuan Pelestari Hutan Larangan itu di moderatornya oleh ketua aliansi jurnalis independen (AJI) Bengkulu Yunike Karolina dan narasumber ada dari Kelompok Perempuan Peduli Lingkungan (KPPL) Maju Bersama Ruta Wati, ada dari Ketua Perempuan Penyelamat Situs Warisan Dunia ( KPPSWD) Wahyuni Saputri, dan ada dari Ketua Perempuan Pelestarian Hutan Rika Nofrianti.
Penulis : Saprian Utama SH






