Gerakan Puasa Senin dan Kamis, Solusi Atasi Resesi Ekonomi

Bengkulu, jurnalisbengkulu.com – Beberapa negara mengalami resesi ekonomi akibat dampak dari pandemi global virus corona atau covid-19.

Korea Selatan, Singapura, Jerman, Amerika Serikat, Perancis, Filipina, Hongkong, Italia dan Jepang adalah negara yang telah menyatakan mengalami resesi ekonomi. Bagaimana dengan Indonesia?

Indonesia juga telah terdampak akibat pandemi virus corona yang sedang melanda dunia. Jutaan karyawan perusahaan kini terpaksa menjadi pengangguran karena mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Akibatnya, jumlah warga yang hidup miskin pun sekarang bertambah. Daya beli masyarakat pun saat ini menjadi turun karena banyak perusahaan yang tutup atau berhenti beroperasi.

Penulis menganjurkan umat Islam untuk melakukan Gerakan ibadah puasa sunnah Senin dan Kamis, sebagai salah satu solusi atau cara untuk mengatasi resesi ekonomi.

Ada beberapa manfaat bila ibadah puasa sunnah Senin dan Kamis dilaksanakan.

Pertama, yang pasti tubuh umat Islam menjadi lebih sehat karena puasa bisa meningkatkan imun atau daya tahan tubuh sehingga mengurangi resiko terpapar virus corona dan penyakit lainnya berkat pertolongan Allah SWT.

Kedua, melatih umat Islam untuk hidup sederhana karena bisa menghemat pengeluaran belanja makanan di tengah menurunnya pendapatan.

Ketiga, bila puasa dijalani dengan hati ikhlas, Insya Allah akan mendapat pahala dari Allah SWT sebagai bekal tabungan di akhirat nanti.

Niat berpuasa hari Senin adalah:
Nawaitu sauma yaumal itsnaini sunnatan lillahi tana’ala

Artinya: Saya niat puasa hari Senin, sunnah karena Allah ta’ala.

Sedangkan niat berpuasa hari Kamis yaitu sebagai berikut:

Nawaitu sauma yaumal khomiisi sunnatan lillahi tana’ala

Artinya: Saya niat puasa hari Kamis, sunnah karena Allah ta’ala.

Penulis: Adi HFA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here