Gubernur Minta Capacity Building Percepat Digitalisasi Daerah

Bengkulu, jurnalisbengkulu.com – Gubernur Bengkulu Prof. Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, M.M.A., didampingi Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Ir. H. Fachriza, M.M. membuka dan memberikan sambutan pada Capacity Building ( pengembangan kapasitas pegawai) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD Provinsi Bengkulu) di Hotel Santika lantai 2 Kota Bengkulu, Rabu (17/5/2023).

Dalam acara tersebut ikut dihadiri Gubernur Bengkulu Prof. Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, M.M.A., Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Ir. H. Fachriza, M.M., Plh. Direktur Pendapatan Daerah – Ditjen keuangan Daerah Kemdagri RI, Ir, Budi Emawan, MPPM, (melalui Zoom), Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Darjana, Analis Kebijakan Ahli Madya, Bank Perwakilan Indonesia dari Jambi, dan Perwakilan Pimpinan OPD Pemprov Bengkulu serta Peserta Capacity Building. Dalam sambutannya Gubernur Bengkulu berharap dengan adanya Capacity Building hari ini dapat mempercepat digitalisasi daerah Bengkulu.

Gubernur Bengkulu mengatakan dengan era 4.0 dan tekanan dari pandemi COVID-19 kemarin mendorong kita ke arah digitalisasi, manfaat positif dari ini menurutnya kita ingin menciptakan pengelolaan pemerintah yang efektif, transparan, dan akuntabel.

“Saat covid 19 kemarin bagaimana kita dipaksa untuk menggunakan digitalisasi, hal ini tanpa sadari kita dipaksa kepada arah perubahan digitalisasi, dimana sebelumnya kita beranggapan bahwa digitalisasi itu tidak resmi atau tidak sah tetapi sekarang semua menggunakan digitalisasi, lalu apa manfaat dari itu tentu digitalisasi membuat sesuatu itu lebih cepat dan efisien,” ujar Rohidin.

Selanjutnya Gubernur Bengkulu menginginkan kepada peserta Capacity Building ( pengembangan kapasitas pegawai) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD Provinsi Bengkulu) terutama dari aspek belanja dan pendapatan dan lebih fokus menurutnya pada pendapatan agar masyarakat muda dalam pembayaran pajak dan retribusi.

“Hari ini kita laksanakan Capacity Building kepada Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah agar pajak dan retribusi daerah dilakukan secara digital untuk memastikan masyarakat muda dalam pembayarannya, seperti adanya samsat virtual dan samsat drive thru, tetapi kendala kita sekarang adalah infrastruktur penduduknya, karena ada sebagian daerah yang belum terhubung kepada jaringan internet, maka hal ini akan kita dukung secara bersama-sama,” tutup Gubernur Bengkulu.

Disampaikan juga oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Darjana mengatakan TP2DD Provinsi Bengkulu sudah terbentuk di tahun 2009 kemarin, di harapkan dengan TP2DD pendapatan daerah meningkat.

Tujuan TP2DD sesuai arahan Gubernur dapat meningkatkan pendapatan dan tata pengelolaan uang yang baik sehingga terbentuknya Good Governance and Clean Government hal itu terjadi karena digitalisasi meningkatkan transparansi dan akuntabilitas serta efektif dan lebih efisien, tetapi untuk mencapai itu ada tantangan yaitu komitmen dimana daerah Bengkulu sendiri sudah baik dengan dikeluarkan surat edaran dan rapat koordinasi dilakukan.

“Yang lebih membanggakan Provinsi Bengkulu pembentukan TP2DD sudah cukup cepat dan tantangan kedua infrastruktur, dimana untuk infrastruktur jaringan internet sendiri di Provinsi Bengkulu ini masih ada kendala untuk beberapa daerah serta termasuk kepada keamanan data konsumen juga harus diperhatikan nantinya,” tutup Kepala Perwakilan Bank BI Bengkulu.

Reporter : Saprian Utama SH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *