Hari Pertama Kerja, Wakil Bupati Kepahiang Buka Kegiatan Musrenbang

Kepahiang, JB – Pada hari pertama kerja,Wakil Bupati Kepahiang H.Zurdi Nata,S.Ip membuka kegiatan Musrenbang tingkat kecamatan Ujan Mas yang digelar pada Selasa (02/03/2021) di Aula SMAN 3 Kepahiang di Ujan Mas, hadir juga pada kegiatan tersebut Wakil Ketua II DPRD kabupaten Kepahiang Drs.M.Thobari Muad,SH.

Plt kepala Bappeda Feri Irawan,ST dalam laporannya menjelaskan kegiatan musrenbang ini merupakan kegiatan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022, yang merupakan bagian dari RPJMD kabupaten kepahiang periode 2021-2026, sebagai mana kita ketahui hal ini belum disusun dan ditetapkan, namun berpedoman pada permendagri nomor 86 tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, tata cara evaluasi raperda tentang RPJPD dan RPJMD, serta tata cara perubahan RPJPD,RPJMD, dan RKPD, kita berjalan secara simultan terhadap penyusunan RPJMD ini.

“RKPD yang disusun ini merupakan bagian dari RPJMD 2021-2026 yang merupakan masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati yang didalamnya terdapat isu strategis dan program prioritas daerah, berpedoman pada aturan dimaksud RPJMD ini paling lambat ditetapkan Enam bulan setelah pelantikan Bupati dan Wakil Bupati,” Kata Feri irawan.

Dijelaskannya, masa jabatan bupati dan wakil bupati hasil pilkada serentak tahun 2020 ini berdasarkan Undang-undang nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan kepala daerah dengan periode 2021-2024 itu artinya hanya 3,5 tahun, namun demikian berpedoman aturan yang ada, kami susun RPJMD sesuai dengan mekanisme perundangan, untuk 5 tahun, yang terdiri dari RKPD tahun 2022,2023,2024,2025 dan tahun 2026.

“Inisiatif ini kami ambil agar tata cara penyusunan, perencanaan dan penetapan anggaran dapat kita lakukan dengan tepat waktu, sehingga Dana Insentif Daerah dapat kembali kita dapatkan, sembari menunggu petunjuk dan aturan dari pemerintah pusat terkait penetapan RPJMD dan penyesuaian masa jabatan yang nantinya disampaikan ke DPRD untuk dibahas dan ditetapkan” Ungkapnya.

Diketahui pada tahun 2020 kabupaten kepahiang mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) dari kementerian keuangan sebesar 30 Milyar rupiah.

“Syarat dan kriteria mendapatkan Dana Insentif Daerah ini salah satunya adalah kecermatan dalam perencanaan hingga penetapan anggaran dengan tepat waktu,”jelas Feri Irawan.

Sementara itu Wakil Ketua II DPRD Drs.H.M Thobari Muad,SH menyampaikan bahwa DPRD sendiri memiliki mekanisme reses yang didalamnya juga terdapat usulan dan aspirasi dari masyarakat, kami susun dalam Pokok pikiran DPRD yang kami sampaikan dalam Musrenbang tingkat kabupaten yang juga merupakan dasar dalam penyusunan RKPD ini.

“Bappeda harus dapat memberikan laporan realisasi dari pokok pikiran yang disampaikan, mana yang sudah direalisasikan dan mana yang belum direalisasikan, karena masyarakat ini menunggu,” ungkapnya.

Wakil Ketua II DPRD menyebut, transparansi dan akuntabilitas dari apa yang kita rencanakan, tetapkan dan anggarkan dalam program dan kegiatan secara bersama baik eksekutif dan legislatif walaupun dengan keterbatasan anggaran yang kita miliki ini dapat bermanfaat dalam mengisi pembangunan di kepahiang, sampainya.

Senada Disampaikan Wakil Bupati Kepahiang H.Zurdi Nata,S.Ip bahwa melalui kegiatan musrenbang ini Rencana Kegiatan Pemerintah Daerah (RKPD) untuk tahun 2022 dapat kita tetapkan.

“Melalui Forum musyawarah ini para pemangku kepentingan dapat membahas dan menyepakati langkah langkah penetapan program prioritas, dan sinkronisasi terhadap visi misi Bupati dan Wakil Bupati,” Ungkap Wakil Bupati Zurdi Nata.

Ditambahkannya pada kesempatan hari pertama kerja ini, azas perencanaan dan penganggaran harus betul-betul efektif, efisien, transparan dan akuntabel, penajaman skala prioritas jadi dasar dalam kita mengusulkan serta menetapkan program dan kegiatan karena anggaran yang kita miliki ini sangat terbatas.

Belum lagi refocusing anggaran yang harus kita lakukan dalam penanganan covid-19 ini, Pemerintah pusat melalui suratnya mewajibkan kembali pemerintah daerah untuk menyediakan anggaran hingga 8 % dari DAU untuk penanganan pandemi ini,ungkapnya.

“Harapan saya melalui musrenbang ini sinkronisasi program dan kegiatan dapat disepakati,mohon dukungan dan doa dalam menjalankan visi dan misi yang kami emban,kita buang jauh perbedaan dan mari bersama-sama membangun kepahiang,”Pungkas Wakil Bupati Kepahiang H.Zurdi Nata.

Diketahui,musyawarah perencanaan pembangunan tingkat kecamatan Ujan Mas ini diikuti oleh perwakilan 16 Desa dan 1 kelurahan dalam lingkup kecamatan ujan mas, hadir juga dalam kegiatan asisten pemerintahan dan Setda, kapolsek Ujan Mas, Danramil Kepahiang dan kepala OPD lingkup pemerintah kabupaten kepahiang. (rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here