Polda Banten berhasil mengungkap produksi sampo dan minyak rambut palsu di wilayah Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Kasubdit Indag Direktorat Reskrimsus Polda Banten Kompol Condro Sasongko memaparkan cara membedakan antara sampo asli dan palsu.
Condro mengatakan, jika dilihat secara teliti, kemasan sampo palsu terlihat tidak rapi antara satu saset dengan saset lainnya. Isi sampo palsu lebih encer, warnanya tidak pekat, dan wanginya lebih menyengat dibandingkan dengan sampo asli.
Selain itu, Condro juga menjelaskan, jika produk sampo palsu digunakan secara terus menerus, akan menimbulkan berbagai masalah kesehatan kulit hingga iritasi.
Sementara itu, HL, pemilik pabrik sampo palsu itu mengaku menggunakan bahan baku seperti soda api, alkohol 96 persen, lem, bahan pengawet, pewarna makanan, dan kemasan sampo dicetak sendiri.






