Kualifikasi PON Cabang Olahraga Binaraga dan Fitnes di Provinsi Bengkulu

Bengkulu, jurnalisbengkulu.com – Ketua Umum Komite Olahraga Indonesia (KONI), yang diwakili Pengawas dan pengarah (Panwasra) PON 2024 Aceh-Sumatera Utara Irfan Bachtiar, mengapresiasi Babak Kualifikasi PON 2024 Aceh-Sumatera Utara cabang olahraga (cabor)  Binaraga dan Fitnes di laksanakan di Provinsi Bengkulu.

Dalam kesempatannya ia berharap atas diselenggarakannya Babak Kualifikasi cabang olahraga (cabor)  Binaraga dan Fitnes di Provinsi Bengkulu dapat menarik perhatian atlet provinsi Bengkulu dan kedepannya Provinsi Bengkulu menjadi tuan rumah untuk PON selanjutnya.

“Kita bersyukur diselenggarakan kualifikasi ini di daerah, artinya ini kesempatan daerah untuk belajar dan berkembang sehingga kedepannya dapat menjadi tuan rumah PON berikutnya”, ujarnya seusai pembukaan acara, GOR Sawah Lebar Kota Bengkulu, Sabtu (29/07/23).

Gubernur Bengkulu yang diwakilkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan sebelum membuka pagelaran Babak Kualifikasi PON 2024 Aceh-Sumatera Utara cabang olahraga (cabor) Binaraga dan Fitnes, menyampaikan permohonan maaf Gubernur Bengkulu yang sangat ingin hadir di acara itu.

Pergelaran Babak Kualifikasi PON 2024 Aceh-Sumatera Utara cabang olahraga (cabor) Binaraga dan Fitnes di Provinsi Bengkulu ini, dihadiri Pengawas dan pengarah (Panwasra) PON 2024 Aceh-Sumatera Utara Irfan Bachtiar, Ketua Umum Pengurus Pusat Perkumpulan Binaraga dan Fitnes Seluruh Indonesia (PBFI) Irwan Ali, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, Ketua I Pengurus Pusat PBFI, Ketua III Pengurus Pusat PBFI, Ketua Harian KONI Provinsi Bengkulu, H. Dadang Misal , para Ketua Pengurus Wilayah PBFI, dan Peserta yang akan bertanding dalam kejuaraan tersebut. Adapun tema yang dipilih dalam penyelenggaraan kualifikasi ini adalah ” Junjung sportivitas, Raih Prestasi Tanpa Doping”.

Kadispora Pemprov Bengkulu Ika, mengharapkan para peserta dapat menjaga sportivitas dalam bertanding dan Tidak ada penggunaan doping.

“Kita bersyukur babak kualifikasi ini dilaksanakan di Bengkulu sehingga UMKM kita dapat tumbuh dan hotel kita penuh, untuk kedepannya ada kekurangan kita akan perbaiki sehingga kita dapat menjadi tuan rumah PON untuk selanjutnya,” Ungkap Ika.

Sementara itu Irwan Ali yang merupakan Ketua Umum Pengurus Pusat Perkumpulan Binaraga dan Fitnes Seluruh Indonesia (PBFI) mengatakan untuk sekarang memang Provinsi Bengkulu ini Belum bisa Menjadi Tuan Rumah PON karena syarat menjadi penyelenggara PON itu harus memiliki 35 sarana dan prasarana olahraga.

“Kita mempertandingkan 12 kelas dan satu Women serta diikuti 198 atlet dari 26 Provinsi peserta Kualifikasi, termasuk DOB yaitu Papua. Harapan kita kedepannya Gubernur Bengkulu dapat lebih sering melakukan kegiatan olahraga nasional, karena saat kita laksanakan Rakor PBFI di Bengkulu temen-temen penyambutannya sangat Happy,” ujarnya.

Menanggapi hal itu Ketua Harian KONI Provinsi Bengkulu dan Ketua PBFI Provinsi Bengkulu Dadang Misal mengatakan kita bersyukur Ketua PBFI pusat meminta Provinsi Bengkulu menjadi tuan rumah Kualifikasi Pergelaran Babak Kualifikasi PON 2024 Aceh-Sumatera Utara cabang olahraga (cabor) Binaraga dan Fitnes di Provinsi Bengkulu, karena menurut dia dapat belajar untuk penyelenggaraan berikutnya dan perekonomian Provinsi Bengkulu tumbuh.

“Persiapan kita dalam menggelar babak kualifikasi ini kita berkerjasama dengan PBFI pusat dan Tim KONI Provinsi Bengkulu, sehingga memenuhi standar untuk dilakukan penyelenggaraan cabang olahraga (cabor) Binaraga dan Fitnes. Setelah ini kita akan mempersiapkan dan melengkapi bagaimana agar kita layak untuk menyelenggarakan PON berikutnya,” tutup Dadang.

Reporter : Saprian Utama SH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *