Puting Beliung Terjang Desa Sumber Urip: Atap Rumah Berterbangan, Tiang Listrik Roboh, Warga Panik

Puting Beliung Terjang Desa Sumber Urip: Atap Rumah Berterbangan, Tiang Listrik Roboh, Warga Panik

 

Rejang Lebong, Jurnalisbengkulu.com — Ketenangan warga Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, mendadak berubah mencekam pada Sabtu sore sekitar pukul 15.15 WIB.

Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut tiba-tiba disertai angin kencang berputar yang diduga merupakan angin puting beliung, menerjang permukiman warga dan merusak sejumlah fasilitas umum.

Saksi mata di lokasi menggambarkan suasana mencekam saat angin kencang menghantam. Lembaran atap seng rumah warga terlepas dan beterbangan terbawa angin, menimbulkan ancaman di tengah derasnya hujan.

Tidak hanya itu, kuatnya terjangan angin juga menyebabkan sejumlah tiang listrik roboh, menutup akses jalan serta memutus aliran listrik di wilayah tersebut. Beberapa rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan parah, terutama pada bagian atap dan struktur bangunan akibat tertimpa pohon maupun hantaman angin secara langsung.

Menanggapi kejadian tersebut, personel Polsek Selupu Rejang, Polres Rejang Lebong, langsung bergerak cepat menuju lokasi bencana. Di bawah komando Kapolsek, aparat kepolisian masih bersiaga di lapangan untuk melakukan penanganan darurat.

Adapun langkah-langkah yang dilakukan antara lain:

  • Membersihkan puing-puing dan mengamankan tiang listrik yang roboh agar tidak membahayakan warga
  • Melakukan pendataan terhadap rumah dan bangunan yang mengalami kerusakan
  • Mengamankan lokasi guna mencegah potensi bahaya lanjutan di tengah kondisi darurat

Hingga saat ini, kondisi di lokasi masih diselimuti cuaca mendung. Warga yang terdampak, terutama yang rumahnya mengalami kerusakan berat, sangat membutuhkan bantuan darurat seperti terpal untuk menutup atap serta logistik kebutuhan pokok.

 

Kesigapan aparat kepolisian di lokasi menjadi harapan utama masyarakat dalam menghadapi masa sulit pascabencana. Bersama warga, personel Polsek Selupu Rejang masih terus melakukan pembersihan serta pendataan kerusakan di wilayah terdampak.

 

Reporter: Hendri Gunawan