Bengkulu Selatan, jurnalisbengkulu.com – Pemerintah Desa Lubuk Tapi Kecamatan Ulu Manna Kabupaten Bengkulu Selatan melaksanakan kegiatan sertifikasi terkait peningkatan infrastruktur jembatan dan jamban, (13/7/2025).
Acara ini dihadiri oleh Camat Ulu Manna, Kapolsek, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, pendamping desa, BPD, Kepala Dusun, serta seluruh lapisan masyarakat.
Diketahui, pembangunan fisik Tahap 1 ini merupakan sebuah Langkah Menuju Desa Mandiri dengan mengambil langkah konkrit dalam merealisasikan visi tersebut melalui kegiatan sertifikasi pembangunan fisik yang didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahap 1 Tahun 2025.
Sertifikasi ini mencakup berbagai proyek pembangunan fisik yang telah rampung sebelum tanggal 16 Juli 2025. Proyek-proyek tersebut meliputi peningkatan infrastruktur jembatan dan jamban. Langkah sertifikasi ini memiliki makna yang sangat penting bagi Desa Lubuk Tapi.
Pertama, sertifikasi menjamin transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan APBDes. Masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi terkait penggunaan dana desa untuk pembangunan fisik, sehingga tercipta rasa kepemilikan dan pengawasan bersama.
Kedua, sertifikasi mendorong peningkatan kualitas dan ketepatan waktu penyelesaian proyek. Adanya proses audit dan verifikasi dari pihak independen dalam sertifikasi memastikan bahwa proyek pembangunan fisik dilaksanakan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dan diselesaikan tepat waktu.
Ketiga, sertifikasi pembangunan fisik dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi desa. Infrastruktur yang memadai akan menarik investasi, mempermudah aksesibilitas, dan meningkatkan produktivitas masyarakat.
“Melalui sertifikasi pembangunan fisik APBDes Tahap 1 Tahun 2025 ini, Desa Lubuk Tapi menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mendorong kemajuan desa yang mandiri dan berkelanjutan,” ujar Kepala Desa Lubuk Tapi.
Reporter: Said Hendra/ADV