Cegah Persoalan PPDB Sejak Awal, Dewan himbau Pemprov  Bengkulu Lakukan Mitigasi Sejak Awal

Bengkulu, jurnalisbengkulu.com – Walaupun proses PPDB (Penerimaan Peserta Didik baru) tahun anggaran 2024/2025 masih cukup lama akan diselenggarakan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu mengingatkan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk memulai persiapan awal terkait proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2024/2025 agar tidak terulang kejadian seperti tahun sebelumnya, Jumat 16 Februari 2024.

Zainal menyatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, masalah PPDB di Bengkulu telah menjadi perhatian utama semua pihak dan menimbulkan sejumlah evaluasi yang perlu dilakukan. Oleh karena itu, ia menyerukan agar Pemerintah Provinsi Bengkulu, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) setempat, segera melakukan persiapan yang matang.

“Idealnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan harus sudah dapat memberikan analisis dan pemetaan terhadap calon peserta didik yang akan lulus dari SMP dan melanjutkan ke SMA. Data ini menjadi penting sebagai landasan bagi proses PPDB,” ujar Zainal.

Lebih lanjut, Zainal menjelaskan bahwa dengan analisis yang tepat, akan tergambar kebutuhan setiap sekolah akan siswa baru dan ruang kelas. Hal ini diharapkan dapat mencegah penumpukan pendaftar di satu sekolah saja, sehingga pendaftaran dapat tersebar secara merata.

“Kami berharap agar tidak ada sekolah yang kelebihan pendaftar sementara sekolah lainnya kekurangan. Terutama sekolah di daerah pedalaman atau pinggiran perlu perhatian khusus, oleh karena itu pemetaan kebutuhan murid sangat diperlukan,” paparnya.

Selain itu, Zainal juga menyoroti pentingnya evaluasi terhadap sistem zonasi dalam PPDB. Menurutnya, meskipun sistem ini sudah diterapkan, tetapi masih terdapat kendala terkait perekrutan siswa berdasarkan zona.

“Sistem zonasi sudah baik, namun kita harus tegas dalam menerapkannya agar tidak ada siswa yang tinggal dekat sekolah namun tidak dapat masuk. Semua harus sesuai dengan ketentuan yang ada,” tambah Zainal.

Lebih lanjut, Zainal berharap agar semua pihak dapat berpartisipasi aktif dalam optimalisasi pelaksanaan PPDB sehingga prosesnya dapat berjalan lancar tanpa meninggalkan persoalan-persoalan yang signifikan.

“Dari tahun ke tahun, harapan kami adalah peningkatan kualitas PPDB. Setelah melihat perbaikan dari tahun 2022 ke 2023, kami berharap tahun 2024 akan menjadi lebih baik lagi,” pungkas Zainal. (ADV/Saprian Utama)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *