Nyali Warga Sindang Jati Lumpuhkan Begal
Rejang Lebong, Jurnalisbengkulu.com –Pagi itu, Senin (13/4), udara di Lapangan Satya Haprabu terasa berbeda. Bukan sekadar apel rutin biasa. Di barisan depan, berdiri empat pria dengan wajah bersahaja namun menyimpan cerita keberanian yang luar biasa. Mereka bukan polisi, tapi nyali mereka dalam membantu meringkus begal jalanan (curas) patut diacungi jempol.
Kapolres Rejang Lebong, AKBP Florentus Situngkir, S.I.K., M.H., melangkah pasti mendekati mereka. Sebuah jabat tangan erat dan piagam penghargaan diberikan sebagai tanda hormat korps berseragam cokelat kepada warga sipil yang berani “pasang badan” demi keamanan desa.
Empat Penjaga Nyawa dari Sindang Jati
Bukan perkara mudah menghadapi pelaku kriminal yang meresahkan. Namun, sinergi antara warga dan Polsek Sindang Kelingi membuktikan bahwa ruang gerak penjahat akan menyempit jika masyarakat tak lagi takuh.
Adapun empat sosok yang menerima apresiasi tersebut adalah:
- Sumartono (Kepala Desa Sindang Jati)
- Dodik Khayono (Warga Sindang Jati)
- Tomi Armando (Warga Belitar Muka)
- Sutrisno (Warga Air Dingin)
Keempatnya dinilai menjadi “mata dan telinga” kepolisian. Berkat keberanian mereka memberikan informasi akurat dan membantu pengamanan di lapangan, target operasi kasus pencurian dengan kekerasan yang selama ini menghantui warga berhasil diringkus.
“Keamanan Bukan Proyek Sendirian”
Dalam amanatnya yang singkat namun tegas, AKBP Florentus Situngkir tak mampu menyembunyikan rasa bangganya. Ia menegaskan bahwa polisi tidak bisa bekerja efektif jika masyarakat hanya menjadi penonton.
“Keamanan itu bukan tanggung jawab Polri semata, tapi buah dari kepedulian kita bersama. Apa yang dilakukan bapak-bapak ini adalah teladan nyata. Mereka tidak acuh saat lingkungannya diusik,” ujar Kapolres di depan peserta apel.
Beliau berharap aksi heroik ini menular ke desa-desa lain. Pesannya jelas: jangan beri ruang bagi pelaku kejahatan untuk bernapas di Bumi Rejang Lebong.
Jangan Ragu Melapor!
Menutup prosesi pagi itu, Kapolres kembali mengingatkan warga untuk memanfaatkan kanal komunikasi yang ada. Jika melihat gerak-gerik mencurigakan, jangan bertindak sendiri yang membahayakan nyawa. Cukup hubungi Call Center 110. Layanan ini siaga 24 jam dan bebas pulsa.
Hari ini, Sumartono dan kawan-kawan pulang tidak hanya membawa piagam, tapi juga rasa bangga karena telah menjaga tidur nyenyak tetangga-tetangga mereka.
Reporter : Hendri Gunawan






