Pecandu Mobile Legend Serahkan Santunan Rp. 13 Juta Untuk Palu

0
205

RELIGI, jurnalisbengkulu.com – Pecinta Game Online Mobile Legend dari Komunitas anak motor daerah transmigrasi desa Bukit Harapan Kecamatan Gersam Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi, memberikan sumbangan uang Rp. 13 juta untuk korban musibah palu.

Sumbangan tersebut diserahkan langsung kepada Ustad Abdul Somad (UAS) saat menghadiri Tabliq Akbar di salah satu Kabupaten Provinsi Jambi.

Awalnya, para pecandu game online tersebut meminta nasehat kepada UAS agar bisa berhenti dari candu game online Mobile Legend.

“Beri kami nasehat agar kami berhenti dari candu game Mobile Legend pak Ustad,” tulis salah satu perwakilan Komunitas saat sesi tanya jawab dengan UAS.

Menanggapi pertanyaan tersebut UAS meminta kepada pecandu Game Online untuk berhenti dan mengganti perbuatan tersebut kepada perbuatan yang lebih bermakna.

“Hai kalian para pecandu Game Online berhentilah kalian, nanti kalau kalian sudah mati handphone kalian tinggal,” jawab UAS disambut tawa para jamaah.

Dikatakan UAS, perbuatan tersebut bisa diganti dengan Sholat Berjamaah, Dzikir dan Amal Saleh.

“Perbuatan yang bisa menyelematkan kalian di akhirat nanti adalah Shalat Berjamaah, Dzikir dan Amal Saleh,” nasehat UAS.

Setelah menjawab pertanyaan tersebut, para pecinta game online mobile legend tersebut ingin menyumbangkan uang Rp. 13 juta untuk korban palu. Sontak hal tersebut membuat UAS terharu dan menyuruh mereka naik ke atas panggung.

“O sudah tobat mereka,” cetus UAS lagi lagi disambut tawa jamaah.

Perwakilan pecinta game tersebut langsung naik ke atas panggung dan menyerahkan secara langsung uang sumbangan untuk korban gempa Palu kepada UAS.

“Hai bapak bapak yang bertaqwa, yang mengaku baik baik, mereka anak anak muda yang masih maen maen game tapi mampu mengumpulkan duit Rp. 13 juta, sementara kalian yang mengaku baik baik, mana duitnya,” canda UAS kepada para jamaah disambut dengan tepuk tangan.(M4)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here