Banyak sekali masjid-masjid bersejarah di Madinah. Diseputaran Nabawi ada masjid Ghamamah, bersebelahan dengan masjid Abu Bakar dan masjid Ali bin Abi Thalib. Semua masjid ini tidak dipakai lagi tetapi tetap dilestarikan. Lalu, diluar kota Madinah ada masjid Qiblatain, masjid Sab’a artinya tujuh karena sejarahnya ada 7 masjid disekitar ini. Di antaranya Masjid Abu Bakar As Siddiq, Masjid Umar Bin Khattab, Masjid Ali Bin Abi Thalib, Masjid Saad bin Muadz atau Masjid Fatimah Az-Zahra, Masjid Salman Al Farisi dan Masjid Al Fath. Semuanya sudah dihancurkan dan dijadikan satu masjid yakni Masjid Khandaq. Mengenang peristiwa perang Khandaq yakni perang Parit.
Dari semua masjid yang ada tersebut di awali dengan pendirian masjid yang pertama dibangun oleh Rasulullah yaitu Masjid Quba. Masjid Quba adalah masjid pertama yang dibangun oleh Rasulullah saw. pada tahun 1 Hijriyah atau 622 Masehi di Quba, sekitar 5 km di sebelah tenggara kota Madinah. Dalam Al Qur’an disebutkan bahwa Masjid Quba adalah masjid yang dibangun atas dasar takwa. Fadilah shalat di masjid Quba Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ تَطَهَّرَ فِى بَيْتِهِ ثُمَّ أَتَى مَسْجِدَ قُبَاءٍ فَصَلَّى فِيهِ صَلاَةً كَانَ لَهُ كَأَجْرِ عُمْرَةٍ
“Siapa yang bersuci di rumahnya, lalu ia mendatangi masjid Quba’, lantas ia melaksanakan shalat di dalamnya, maka pahalanya seperti pahala umrah.” (HR. Ibnu Majah)
Saat ini tampilan halaman masjid Quba sudah luar biasa. Ditanami dengan pepohonan, lampu-lampu taman dan payung-payung kecil. Tamannya lebih luas. Bersih dan tertata rapi dengan tempat parkir yang luas. Disebebang masjid Quba berdiri Rumah Sakit baru yang menjulang tinggi.
Madinah, 31082024
Salam Ujh