Press Release Tindak Pidana Ilegal Loging dan Narkotika Polres Mukomuko

Mukomuko, jurnalisbengkulu.com – Polres Mukomuko mengelar Koferensi Pers terkait keberhasilan mengungkap dan menangkap dua kasus pelaku tindak pidana narkoba awal 1 Juni 2020 dan Ilegal logging di Aula serbaguna Polres Mukomuko, Rabu (8/7/2020).

Kegiatan dipimpin Kapolres AKBP Andy Arisandi, didampingi Wakapolres Kompol Tigor serta Kasat Narkoba, bersama sejumlah awak media yang ada di wilayah hukum Polres Mukomuko.

Kapolres Mukomuko AKBP. Andy Arisandi, SH, S.Ik, MH, menjelaskan, kasus pertama dengan tersangka F 20 tahun warga Desa Pasar Ipuh Kecamatan Ipuh yang ditangkap tanggal senin 01 Juni 2020 dengan barang bukti satu paket kecil sabu satu unit hp dan sepeda motor metik, tersangka dijerat pasal 114 (1 jo pasal 132 ayat (1) sub pasal 112 (1) jo pasal 127 ayat (1) huruf (a) undang-undang no 35 tahun 2009 tertang narkotika dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Pengembangan Kasus jajaran Sat Narkoba pada hari yang sama juga menangkap tersangka N 39 tahun warga Desa Pasar Ipuh Kecamatan Ipuh dengan barang bukti uang 3 juta dan satu unit hp, dan alat hisap sabu. Tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) sub pasal 112 ayat 1 undang-undang no 35 tahun 2009 tertang Narkotika dengan ancaman hukuman 5 sampai 20 tahun penjara.

Selanjutnya jajaran Sat Narkoba pada tanggal 27 juni 2020 menangkap tersangka AE 32 Tahun warga desa Medan Jaya Kecamatan Ipuh/ dengan barang bukti satu paket, tersangka dijerat pasal 112 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) undang-undang no 35 tahun 2009 tertang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

Ketiga Tahap Penyelidikan tersangka mengakui barang haram tersebut berasal dari Sumatera Barat. Saat ini pihak Polres Mukomuko masih melakukan pengembangan lebih dalam kasus tersebut.

Lebih lanjut Kapolres menerangakan Penangkapan 2 tersangka perambahan hutan atau ilegal logging pelaku inisial MA warga Penarik dan MS warga Sungai Rumbai berhasil dibekuk Satres Polres Mukomuko pada tanggal 30 Juni lalu, penangkapan dilakukan di TKP kawasan HPT Air Ipuh II Kecamatan Pondok Suguh. Polisi juga mengamankan barang bukti (BB) berupa mesin pengolah kayu jenis sinsow serta kayu jenis medang berbagai ukuran yang mencapai 2,5 meter kubik, kedua tersangka dikenakan pasal 82 ayat (1) huruh c/ dan pasal 83 ayat (1) huruf b dan atau pasal 84 ayat (1) undang – undang nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantas dan perusakan hutan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan atau denda paling banyak 5 miliar.

Kapolres Mukomuko AKBP. Andy Arisandi, SH, S.Ik, MH, hingga kini Tim Kami terus memburu aktor intlektual aksi pembalakan liar atau illegal logging di hutan kawasan dalam wilayah Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu. Dalam menindak pelaku illegal logging. Pihaknya juga yakin, cepat atau lambat, dalang di balik pembalakan liar akan terungkap.

“Kami optimis dalangnya bakal terungkap. Saat ini masih kita selidiki. Penyidik masih mencari petunjuk untuk mengungkap aktor intlektual pembalakan liar di hutan kawasan ,sudah jelas, mereka dalam mengolah kayu itu ada yang menyuruh dan ada juga yang
menyandang dana. Untuk pelaku dan barang bukti hasil illegal logging sudah kita amankan di Mapolres Mukomuko,” Tutup Andy.(OGON)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here