Ratusan Santri Ponpes Al-Hasanah Akan Diisolasi 14 Hari

Bengkulu Tengah, jurnalisbengkulu.com – Ratusan santri harus diisolasi secara mandiri di rumah masing-masing, sebelum masuk Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hasanah Desa Pasar Pedati Bengkulu Tengah.

‘’Isolasi selama 14 hari wajib dilakukan santri di rumah masing-masing untuk antisipasi penularan virus corona , saat mereka kembali ke pesantren,’’ kata Tono Budi Utomo, Wakil Kepala Kesiswaan Ponpes Al Hasanah Bengkulu Tengah, Selasa (16/6/2020).

Ia menjelaskan, hanya santri yang sehat diperbolehkan masuk ke ponpes, saat kembali ke ponpes, masing-masing santri juga diwajibkan memakai masker dan membawa cairan pembersih tangan (hand sanitizer).

‘’Saat masuk ponpes, semua akan disemprot cairan disinfektan, selama berada di ponpes, santri juga dilarang meminjam barang temannya,’’ ujar Tono.

Tono menyatakan, pihak Ponpes Al-Hasanah akan menunggu keputusan pemerintah tentang kepastian tanggal berapa santri bisa belajar tatap muka.

‘’Kalau lokasi desa kami berada di zona hijau virus corona, tapi wilayah kecamatan masuk zona merah. Bila belum boleh tatap muka maka santri akan belajar online mulai bulan Juli 2020 mendatang,’’ demikian Ustadz Tono.

  • Penulis: Adi HFA
  • Jurnalisbengkulu. Com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *