Ssssttt…! Ada Isu Negatif Di Mutasi 125 Guru Bengkulu Selatan

Bengkulu Selatan, jurnalisbengkulu.com – Isu negatiF mulai bermunculan pasca mutasi 125 guru jenjang TK, SD, SMP Dinas Dikbud Bengkulu Selatan. Diantaranya, Kepala Sekolah tidak terima dipindahkan, karena masalah umur, banyak guru ditempatkan di satu sekolah yang sama, adanya KKN, unsur kepentingan politik menjelang Pilkada dan terakhir ini di isukan adanya Kepala Sekolah yang belum memiliki NUKS, sehingga sekolah yang dipimpinnya tidak akan mendapatkan bantuan dana tunjangan sertifikasi di tahun 2020.

Menanggapi Isu tersebut, Kepala Dinas Dikbud Bengkulu Selatan, Rispin Junaidi, membantah tegas semua isu tersebut. Menurutnya, itu cuman Hoax, mutasi sudah sesuai dengan prosedur.

“Sebenarnya saya tidak mau mengklarifikasi isu yang tersebar, namun saya akan meluruskan bahwa semua berita itu hoax, tidak benar, mutasi guru itu sudah sesuai dengan prosedur dan sudah berdasarkan kajian yang matang, semuanya sudah memenuhi syarat yang berlaku,” ujarnya.

“Terkait isu salah satu persyaratan mendapatkan bantuan dana BOS dan dapat mencairkan TPG mulai tahun 2020 Kepala Sekolah harus mempunyai NUKS itu juga baru akan dilaksanakan di tahun 2021,” imbuhnya.

Diketahui, terdapat 10 Kepala SD dan 2 Kepala SMP yang belum mempunyai NUKS akan tetapi mereka sudah mengikuti seleksi administrasi untuk ikut diklat penguatan kepala sekolah tahun 2020 akan lulus.

“Saya kira bukanlah hal yang mudah karena sampai saat ini saja guru yang mendapatkan NUKS itu seluruh Indonesia belum mencapai 10 persen, pencairan dana BOS tahun 2020 ini sedikitlah berbeda diantaranya dana BOS ini langsung masuk kerekening sekolah dan harus sudah melengkapi SPJ tahun 2019 terlebih dahulu,” jelasnya lebih lanjut.

(Sugianto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here