Bengkulu Selatan, jurnalisbengkulu.com – Adalah Birin Awaludin (65) warga Desa Padang Jawi Kecamatan Bunga Mas Kabupaten Bengkulu Selatan yang sudah berumur lebih dari setengah abad ini dengan suka rela wakafkan tanah pekarangannya dengan lebar 4 m dan panjang 150m.
Wakaf tanah ini rencananya akan diperuntukan agar dibuat badan jalan agar akses keluar masuk dari jalan raya Desa Padang Jawi menuju ke arah rumahnya bisa terbuka. Hal ini terungkap setelah salah seorang wartawan jurnalisbengkulu.com berkunjung ke rumah nya (20/07/2022).
Saat ditanya oleh awak media apa sebenarnya alasan yang mendasari kakek ini mewakafkan tanahnya ternyata jawabannya sangat mengejutkan.
“Saya sangat prihatin melihat SMA Negeri 10 Bengkulu Selatan yang ada di samping rumah saya setiap tahun mendapatkan murid sangat sedikit, mungkin dengan di buat jalan tembus dari jalan lintas kerumah saya maka akan dapat membantu,” ungkap Awaludin Birin.
Di lain sisi penggiat dan pemerhati pendidikan Bengkulu Selatan Ruslan Mojoharjo memberikan keterangan hampir serupa.
“Saya sangat prihatin dengan kondisi SMA negeri 10 Bengkulu Selatan yang seperti kurang peminat mungkin dengan di buat jalan tembus dari jalan lintas menuju sekolah bisa membantu akses murid dan warga menuju sekolah, jika ada warga yang rela wakafkan tanah nya untuk membuat badan jalan sebaiknya kita dukung bahkan kita bantu,” ujar Ruslan Mojoharjo.
Di temui di ruangannya Kepala Sekolah SMA Negeri 10 Bengkulu Selatan Seri Marheni S. Pd bercerita tentang kondisi sekolah yang sedang dia pimpin.
“Tahun lalu sekolah kami mendapatkan siswa sebanyak 40 siswa dan tahun ini menurun sangat drastis kami cuma dapat 21 siswa,” lanjutnya.
Beberapa warga yang tinggal di Kecamatan Bunga Mas rata rata mengeluhkan tentang akses keluar masuk dari jalan lintas menuju sekolah. Hal ini terungkap setelah awak media mewawancarai beberapa orang warga yang ada di Desa Padang Jawi Kecamatan Bunga Mas Kabupaten Bengkulu Selatan.(Juli Sujianto)






