oleh

DPRD Sampaikan Laporan Hasil Reses Kepada Bupati Dalam Rapat Paripurna

Kepahiang, jurnalisbengkulu.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepahiang menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Hasil Reses Masa Sidang II Tahun 2022, di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Kabupaten Kepahiang pada Senin (05/09/2022).

Disampaikan juru bicara DPRD Dapil I (Kecamatan Kepahiang) Franco Escobar, S.Kom bahwa aspirasi masyarakat yang disampaikan pada Reses kali ini dibagi dalam 6 bidang kategori, diantaranya infrastruktur, pertanian dan perkebunan, pemerintahan, kebersihan, keagamaan serta sosial dan kesejahteraan rakyat.

Franco Escobar, S.Kom memaparkan pada bidang infrastruktur, masyarakat menyampaikan aspirasi berupa permohonan peningkatan dan pembangunan siring atau drainase di sejumlah desa dan kelurahan, pembangunan dan perbaikan jalan, pembangunan dan perbaikan jembatan, perbaikan dan pengadaan lampu jalan dan tiang listrik, pembuatan pelapis tebing dan jalan setapak di beberapa desa, pembangunan betonisasi jalan di gang kecil serta perbaikan tugu yang rusak.

Franco Escobar juga memaparkan aspirasi masyarakat dibidang lainnya.

“Bidang Keagamaan, masyarakat Kecamatan Kepahiang mengajukan permohonan agar pemerintah daerah dapat meningkatkan honor perangkat agama serta pemerataan atau keseragaman adat di Kabupaten Kepahiang,” kata Franco Escobar, S.Kom.

Dilanjutkan oleh Franco Escobar, S.Kom, “Bidang sosial dan kesejahteraan rakyat, masyarakat meminta agar kiranya pemerintah segera mengutamakan pelayanan terhadap masyarakat yang menggunakan kartu sosial pembangunan usulan bedah rumah bagi rumah tidak layak huni di seluruh kecamatan, dan mohon kiranya di setiap kecamatan disediakan mobil pemadam kebakaran”.

Selanjutnya Juru bicara DPRD Dapil II (Kecamatan Ujan Mas dan Merigi) Drs. Basing Ado mengungkapkan, bidang aspirasi masyarakat yang disampaikan terdiri atas infrastruktur, kesehatan, lingkungan, pertanian, pemerintahan, pendidikan dan kebudayaan, industri dan ukm, pariwisata dan keagamaan.

Bidang infrastruktur, disampaikan oleh Drs. Basing Ado aspirasi yang disampaikan masyarakat terkait permohonan pembangunan dan perbaikan jalan di sejumlah titik, pembangunan dan perbaikan drainase, pengadaan atau penambahan tiang listrik, pembangunan dan perbaikan jalan di sejumlah gang, pembangunan kantor lurah dan balai desa di beberapa kelurahan dan desa, serta permohonan tindak lanjut pembangunan di daerah Dapil II yang belum terealisasi.

Ia menambahkan permohonan warga lainnya terkait masalah industri dan ukm, serta pariwisata.

“Bidang Industri dan UKM, masyarakat meminta agar adanya bantuan modal dan peralatan untuk usaha kecil / usaha rumahan di setiap desa,” ungkap Drs. Basing Ado

Kemudian beliau menambahkan, “Bidang Pariwisata, permohonan tentang status tanah di lokasi Air Terjun Desa Pungguk Meranti yang belum dihibahkan kepada Pemerintah Daerah Kepahiang guna untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD)”.

Kemudian pada laporan reses DPRD Dapil III (Kecamatan Bermani Ilir dan Muara Kemumu) disampaikan oleh juru bicara Ansori M.

“Kami sampaikan laporan secara umum tentang aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat yaitu, bidang infrastruktur/sarana dan prasarana, bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang pertanian, bidang sosial dan budaya, bidang pemerintahan dan bidang keagamaan” sampai Ansori M.

Dikatakan Ansori M. bahwa aspirasi masyarakat yang dirangkum berdasarkan seluruh bidang yang telah disebutkan sebelumnya, ialah terkait permohonan pembangunan jalan desa dan jalan lingkungan, perbaikan jalan lintas yang rusak/berlubang di sejumlah wilayah, pembangunan balai desa, pembangunan lapangan olahraga dan sarana prasarana olahraga, perbaikan dan penambahan lampu jalan, bantuan bibit kopi stek, penyaluran air bersih PDAM ke beberapa desa, pembangunan jalan dan pagar tembok sekolah, pembangunan masjid, pemasangan merk pintu gerbang kecamatan, tindak lanjut terkait permasalahan sampah dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), permohonan kenaikan honor perangkat agama, usulan pengadaan mobil dan petugas pemadam kebakaran, permohonan penempatan bidan atau perawat di desa, pengadaan sarana kesehatan (Pustu), dan penambahan tenaga pengajar berstatus ASN di desa yang masih kekurangan tenaga pengajarnya.

Kemudian laporan reses DPRD Dapil IV (Kecamatan Seberang Musi, Tebat Karai dan Kabawetan) disampaikan oleh Nanto Usni terdiri dari 4 kategori, yaitu bidang infrastruktur, bidang pertanian dan perikanan, bidang sosial dan kesra, serta bidang pemerintahan.

Di bidang infrastruktur, masyarakat menyampaikan permohonan terkait pembangunan jalan lintas, jalan produksi pertanian dan jalan lingkungan, pembangunan jembatan, pembangunan pelapis tebing air dan brojong air, pembangunan irigasi, pemasangan lampu jalan, permohonan perbaikan masjid, pembangunan bedah rumah yang merata, pembangunan Puskesdes dan pembuatan gorong-gorong.

Nanto Usni juga memaparkan permohonan warga lainnya terkait masalah pertanian dan perikanan, sosial dan kesra, serta masalah dibidang pemerintahan.

“Bidang Pemerintahan, diharapkan Pemerintah Kabupaten Kepahiang melakukan pemutakhiran data aset jalan provinsi dan jalan kabupaten, dan diharapkan juga untuk instansi terkait lokasi objek wisata di Kecamatan Kebawetan melakukan validasi data PAD khususnya di objek wisata Mountain Valley, Tebing Wetan, air terjun, villa, sewa warung serta parkir. Juga Pemerintah Kabupaten Kepahiang dapat memprioritaskan Kecamatan Kabawetan untuk mendapatkan mobil amroll (pengangkut bak sampah),” jelas Nanto Usni.

Selanjutnya ditambahkan Nanto Usni, “Masyarakat mempertanyakan batas wilayah Provinsi Bengkulu dan wilayah Provinsi Sumatra Selatan, yang bertempat di Desa Sungai Jernih Kecamatan Seberang Musi Kabupaten Kepahiang dan Desa Air Kelinsar Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang, hal ini dilakukan agar adanya titik terang batas wilayah kedua kabupaten provinsi ini supaya tidak ada tumpang tindih dalam pembangunan dan tidak ada permasalahan di kemudian hari.” ujar Nanto Usni

Untuk diketahui dari setiap laporan pelaksanaan reses yang disampaikan masih terdapat usulan-usulan yang belum disebutkan, namun seluruh usulan masyarakat dari setiap Dapil tersebut secara rinci dirangkum dalam lampiran laporan pelaksanaan reses, dan merupakan bagian tak terpisahkan dalam laporan reses untuk dijadikan rekomendasi anggota DPRD yang akan disampaikan secara tertulis oleh Pimpinan DPRD kepada Bupati untuk ditindaklanjuti.

Seperti halnya yang disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Kepahiang Windra Purnawan, SP., di saat menutup rapat paripurna.

“Selanjutnya Laporan Hasil Reses ini akan dijadikan rekomendasi DPRD Kabupaten Kepahiang yang dituangkan dalam Surat Keputusan dan akan disampaikan setelah rapat paripurna ini kepada Bupati beserta jajarannya, diharapkan hasil reses ini dapat ditindaklanjuti dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kepahiang,” ungkap Windra Purnawan, SP.

Rapat Paripurna dihadiri oleh Wakil Ketua I Andrian Defandra, S.E., M.Si, dan Wakil Ketua II DPRD Haryanto, S.Kom., M.M., serta 19 Anggota DPRD Kabupaten Kepahiang. Sementara itu dari eksekutif hadir Bupati Kepahiang Dr. Ir. Hidayattullah Sjahid, M.M., IPU bersama Wakil Bupati H. Zurdi Nata, S.IP. Hadir pula unsur Forkopimda diantaranya perwakilan Kajari Kepahiang, perwakilan Polres Kepahiang dan perwakilan Dandim 0409 RL. Kemudian hadir juga kepala OPD serta pimpinan instansi vertikal dan pimpinan BUMN/BUMD. (Anca)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *