Pesan Harian UJH : Azab Merampas Tanah Orang Lain

Punya tanah walaupun cuma 10 x 12 meter tetapi hasil mengambil, merampas atau menzalimi orang lain. Maka, sepanjang hidupnya tidak akan pernah berkah. Sebab menyakiti pemilik tanah anak cucu dan keturunannya.

Oleh karena itu kepemilikan tanah menjadi hal krusial di tengah sosial masyarakat saat ini. Hukum dan aturan yang ditetapkan berguna untuk melindungi warga yang memiliki hak atas tanah. Walaupun demikian, tak sedikit kasus pencaplokan kepemilikan tanah. Menggeser batas bahkan secara zalim menguasai tanah orang lain oleh oknum memanfaatkan kuasa untuk memiliki tanah yang bukan haknya.

Dalam Islam, perampasan kepemilikan lahan memiliki konsekuensi yang berat. Allah SWT menghukum orang yang merampas kepemilikian tanah milik orang lain. Allah akan menghukum manusia itu dengan menggali bumi hingga tujuh lapisan.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَأْخُذُ أَحَدٌ شِبْرًا مِنْ الْأَرْضِ بِغَيْرِ حَقِّهِ إِلَّا طَوَّقَهُ اللَّهُ إِلَى سَبْعِ أَرَضِينَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Artinya, “Tidaklah salah seorang dari kamu mengambil sejengkal tanah tanpa hak, melainkan Allah akan menghimpitnya dengan tujuh lapis bumi pada hari kiamat kelak,” (HR Muslim).

Pagar Dewa, 11022024
Salam Ujh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *