Pesan Harian UJH : Batas Muallaf Menerima Zakat

Salah satu dari 8 asnaf penerima zakat adalah muallaf. Muallaf adalah seseorang yang karena hatinya berpindah dari dari non muslim menjadi muslim atau memeluk agama Islam yang di awali dengan ikrar 2 kalimat syahadat.

Terhadap muallaf ini diberikan zakat tentu dengan melihat situasi dan kondisi yang bersangkutan. Misalnya selama ini dia kaya raya tetapi dengan masuk islam dia dikucilkan atau dengan kesadarannya atas keraguan dengan hasil usaha selama ini lalu ia tinggal kemudian tidak memiliki apa-apa lagi maka yang bersangkutan diberikan zakat. Bila si muallaf dengan hasil usahanya dari usaha yang bersih, masuk islam dengan keyakinan yang kuat dan hartanya cukup banyak boleh saja dikasih dan si muallaf boleh mengambil dan boleh menolak zakat tersebut karena dia lebih mampu, bahkan wajib berzakat.

Sampai kapan muallaf dibantu dengan zakat? Sampai keyakinannya kuat dan ekonominya baik artinya tidak dibatasi berapa tahun muallafnya dengan catatan yang bersangkutan taat ibadah. Intinya jangan sampai mereka yang muallaf kembali kufur karena faktor ekonominya.
Adapun bagi orang yang sudah lama masuk Islam dan sudah bagus Islamnya, maka tidak tepat diberikan zakat untuknya karena ia bukan lagi orang yang muallafatu qulubuhum.

Pagar Dewa, 25032024
Salam Ujh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *