Pesan Harian UJH : Terbelenggu

Bukan saja syetan dibelenggu selama Ramadan ini. Kita manusia juga terbelenggu dari hal-hal buruk, kebiasaan buruk semisal bicara kotor, mencarut, memanggil teman dengan panggilan njir dan segala macam keburukan lainnya. Yang demikian tidak mudah tetapi sebulan kita berlatih mengendalikan hawa nafsu, jiwa, hati dan pikiran Insha Allah ada hasilnya.

Tak perlu memperdebatkan tentang benar tidaknya syetan terbelenggu sebab itu hadits. Selagi tidak ada hadits yang membantahnya kita wajib percaya. Sebab itu qaul nabi, sabda Rasulullah namun boleh saja kita membaca literatur yang berkenaan dengan hadits tersebut agar kita lebih paham.

Yang terpenting adalah kesanggupan kita membelenggu nafsu yang senantiasa mengajak kepada kemunkaran dengan berbagai bentuknya. Ingat, Allah sudah menjelaskan dengan terang kepada kita dalam surah Yusuf 53
وَمَآ أُبَرِّئُ نَفْسِىٓ ۚ إِنَّ ٱلنَّفْسَ لَأَمَّارَةٌۢ بِٱلسُّوٓءِ إِلَّا مَا رَحِمَ رَبِّىٓ ۚ إِنَّ رَبِّى غَفُورٌ رَّحِيمٌ
Artinya: Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang.

Sesungguhnya puasa adalah satu-satunya jalan buat pengendalian buruknya hawa nafsu dari hal-hal yang bisa mendatangkan dosa.

Pagar Dewa, 14032024
Salam Ujh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *