Review Manga: One Piece Chapter 1.065

Jakarta, jurnalisbengkulu.com — One Piece chapter 1.065 dibuka dengan percakapan antara Zoro dan Brook yang memilih tinggal di Thousand Sunny dan tak pergi ke dalam laboratorium Vegapunk.
Zoro menjelaskan alasan tak mau ikut karena khawatir dengan keselamatan rekan-rekannya. Menurut Zoro, Egghead adalah pulau pemerintah dan membuat bajak laut harus hati-hati dalam bertindak.

Dia pun menegaskan jika rombongan Sanji dkk mengalami masalah maka dirinya dan Brook adalah harapan bisa menyelamatkan mereka semua.

Di area laboratorium, rombongan Si Topi Jerami terus mengagumi apapun yang mereka lihat. Di tengah kekaguman itu, Franky bertanya pada Lilith perihal sumber tenaga yang ada di Egghead.

Lilith pun berharap di dunia ini ada api yang tak pernah padam agar dia dan Vegapunk bisa menciptakan matahari mereka sendiri.

Saat sedang menjelaskan perihal itu, Lilith mendadak masuk ke sebuah gedung dengan cara menembus dinding di depannya. Aksi Lilith membuat Sanji dkk kaget namun mereka kemudian mencoba hal serupa.

Setelah melewati dinding itu, Lilith hilang dari pandangan Nami dkk dan mereka disambut suara Edison, salah satu kloningan Vegapunk.

Tak hanya Edison, rombongan ini pun tiba-tiba saja berhadapan dengan sosok Jinbei muda yang baru saja keluar dari kapsul bertuliskan Seraphim 04.

Franky dkk pun kaget dengan kemunculan sosok itu, dan membuat hipotesis terkait sosok itu.

Pertama, mereka menduga itu adalah anak Jinbei. Kedua, itu adalah Jinbei yang diubah menjadi anak-anak. Ketiga, itu adalah orang lain yang mirip Jinbei. Keempat, sosok itu adalah Pacifista model baru dengan kode nama Seraphim mirip dengan dua sosok yang sebelumnya muncul di Amazon Lily.

Namun, pada akhirnya, firasat Franky adalah yang paling benar, yaitu sosok yang mereka hadapi adalah Pacifista model baru.

Seraphim Jinbei mulai menyerang dan membuat Usopp dkk terhempas dari tanah.

Nami yang berhasil menghindar mencoba melakukan serangan menggunakan Clima Tact miliknya, tapi Seraphim itu tiba-tiba melancarkan jurus yang serupa dengan milik Senor Pink.

Nami pun tertangkap dan Seraphim Jinbei sudah memasang kuda-kuda untuk menyerang.

Pada saat bersamaan, Sanji datang dengan keadaan marah karena melihat Nami dilukai. Kaki Sanji diselimuti api dan langsung menendang tubuh Seraphim itu.
Tak berhenti di situ, Robin melanjutkan serangan dengan menggunakan jurus Sea Serpent dan dilanjutkan dengan tembakan Green Star dari Usopp.

Sayangnya, serangan-serangan itu tak berguna lantaran Seraphim Jinbei berhasil menghindar. Tak hanya itu, saat Seraphim menangkap Usopp, Franky dari kejauhan melancarkan jurus Radical Beam yang membuat Edison kaget bukan main.

Edison menyebut Seraphim Jinbei masih dalam tahap uji coba dan belum siap menerima serangan laser.

Edison tiba-tiba pergi dan menyerahkan uji coba lanjutan kepada Pythagoras yang menyebut bahwa data yang mereka dapat saat ini sangat langka.

Setelah bertemu Edison dan Pythagoras, para pembaca dipertemukan dengan York alias kloningan terakhir dari Vegapunk.

Berbeda dengan kloningan lain, York tampak tidak berurusan dengan hal-hal berbau sains dan malah sibuk makan, tidur, dan buang air.

Setelah melihat aktivitas ‘santai’ York, adegan kembali ke arena pertarungan antara Seraphim Jinbei dan Sanji cs. Dalam momen tersebut, penampakan full body dari Shaka pun diperlihatkan.

Kloningan nomor 1 dari Vegapunk itu tampak mengenakan helm dan wajahnya sama sekali tidak terlihat.

Dia pun menghentikan serangan Seraphim Jinbei dan mengakhiri uji coba yang dilakukan oleh Edison.

Di hadapan rombongan Si Topi Jerami, Shaka melontarkan sebuah pertanyaan menarik.

“Apakah menurut kalian pulau ini terlihat seperti masa depan?”

Franky menjawab teknologi di Egghead dalah masa depan yang luar biasa, sementara Nami menyebut apa yang ada di Egghead belum pernah dia lihat di belahan dunia lain.

Namun, ucapan soal masa depan itu langsung dibantah Shaka yang mengatakan Egghead sebenarnya berisi teknologi dari masa lalu.

Shaka mengungkapkan terdapat sebuah kerajaan yang punya peradaban super canggih sekitar 900 tahun lalu, seperti yang ada di Egghead saat ini.

Dan pernyataan itu ditutup dengan kata-kata, “Apakah kalian mempercayainya?”.

One Piece chapter 1.065 ditutup dengan gambar yang seakan mengonfirmasi ucapan Shaka.

Luffy, Chopper, Bonney, dan Jinbei tiba-tiba bertemu dengan sosok robot raksasa yang tampak sudah sangat usang.

Bonney dan Jinbei menyadari keanehan dari robot itu, keduanya sepakat bahwa jika benda di hadapan mereka adalah teknologi masa depan kenapa kondisinya sudah sangat usang dan terlihat tua.

Luffy pun seakan tak peduli dengan itu dan memilih untuk menaiki robot usang yang dari jauh sangat mirip dengan Oars. *

Artikel ini telah terbit di cnnindonesia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar