Rejang Lebong, JurnalisBengkulu.com – Duka mendalam yang menyelimuti warga Desa Suka Merindu, Dusun Talang Dam, Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), pascamusibah kebakaran beberapa hari lalu perlahan terobati. Kehadiran langsung jajaran Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong beserta jajaran instansi terkait di lokasi bencana membawa angin segar sekaligus semangat baru bagi para korban.
Atas kepedulian yang ditunjukkan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Sindang Beliti Ilir, Burhanudin, S.Sos., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada Pemkab Rejang Lebong, aparat kepolisian, instansi perbankan, BAZNAS, hingga tokoh masyarakat yang turun langsung memantau kondisi warga.
Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan Burhanudin kepada Plt. Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri Praja, S.STP., M.Si., yang dinilai cepat tanggap memberikan perhatian serta menyalurkan bantuan bagi warga SBI yang tengah tertimpa kemalangan.
Tak lupa, apresiasi tinggi juga dialamatkan kepada jajaran pejabat lainnya yang turut membaur di lokasi kejadian, seperti Asisten I Setda Rejang Lebong Bobby Harpa Santana, S.STP., M.Si., Kapolres Rejang Lebong AKBP Syahrul Hariady, S.I.K., M.H., Kasat Intel Polres Rejang Lebong AKP Singgih Wirastho, S.H., Ketua BAZNAS Rejang Lebong H. Supani, S.Ag., M.Pd., serta Kepala Dinas Sosial H. Hambali, S.Pd., M.Pd., M.H.
Aksi kemanusiaan ini makin menguat dengan keterlibatan Dirut Bank BPD Eka Novita Sari dan tokoh masyarakat Lembak yang juga mantan Wakil Bupati Rejang Lebong periode 2000–2005, H. Umar Usman (Wak Ganang), yang turut hadir menyerahkan bantuan secara langsung.
“Atas nama Pemerintah Kecamatan Sindang Beliti Ilir dan masyarakat, khususnya warga Desa Suka Merindu, Dusun Talang Dam, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Plt. Bupati Rejang Lebong beserta seluruh jajaran dan segenap pihak yang telah hadir di tengah-tengah masyarakat kami,” tutur Burhanudin saat memberikan keterangan.
Burhanudin menegaskan, kehadiran jajaran pejabat dan tokoh masyarakat di tengah puing sisa kebakaran bukan sekadar penyerahan bantuan materiil, melainkan wujud nyata empati yang sangat berarti secara psikologis bagi korban dan keluarga.
“Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian menjadi bukti bahwa masyarakat kami tidak berjalan sendirian dalam menghadapi ujian ini. Bantuan ini sangat berharga untuk meringankan beban pascakebakaran. Semoga segala perhatian dan kebaikan yang diberikan menjadi amal ibadah serta mendapat balasan dari Allah SWT,” lanjutnya.
Ia pun berharap para korban yang terdampak musibah senantiasa diberikan ketabahan, kekuatan, serta kemudahan untuk segera bangkit dan menata kembali kehidupan mereka.
Reporter : Hendri Gunawan








